PENGARUH BUDAYA EROPA TERHADAP MAKANAN INDONESIA

Dwi Sumaiyyah Makmur

Sari


Abstrak

Indonesia sejak dahulu selain terkenal karena memiliki keanekaragaman budaya, juga terkenal sebagai negara yang memiliki kekayaan dalam hal jenis makanan. Keanekaragaman makanan Indonesia memiliki sejarah yang panjang. Berdasarkan hasil penelitian bahwa keanekaragaman makanan Indonesia terjadi karena adanya proses akulturasi dengan budaya-budaya asing seperti India, Cina, dan Eropa yang dibawa oleh para pendatang ke Nusantara. Selain itu, makanan bukan hanya sekedar sarana pemenuhan dan pemuas kebutuhan biologis, melainkan dapat dijadikan sebagai sarana politik dan juga interpretasi atas kebudayaan. Metode yang digunakan dalam penelitian terdiri atas empat tahapan yaitu Heuristik, Verifikasi (Kritik), Interpretasi dan Historiografi. Tulisan ini berfokus pada pembahasan terkait dengan pengaruh budaya Eropa terhadap makanan Indonesia. Perkembangan makanan Indonesia juga banyak dipengaruhi oleh Eropa (Belanda). Hal ini dapat dilihat dengan munculnya masakan Eropa yang digemari oleh masyarakat Indonesia seperti semur, perkedel, bistik. Selain itu, adanya ketertarikan bangsa Eropa terhadap pola makan, bahan makanan dan tata cara pengolahan makanan yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan pengadopsian budaya tata cara makan dan olahan makanan masyarakat pribumi oleh bangsa Eropa, yang dikenal dengan istilah rijsttafel. Adanya unsur tambahan yang diciptakan yakni dengan memadukan penggunaan alat-alat makan seperti sendok, garpu, pisau, piring ditambah meja dan duduk di kursi.

 

Kata Kunci : Makanan Indonesia, Bangsa Eropa, Rijsttafel

 

 

Abstract

Indonesia has long been famous for its cultural diversity and is also known as a country that is rich in types of food. The diversity of Indonesian food has a long history. Based on research results, the diversity of Indonesian food occurs due to the acculturation process with foreign cultures such as India, China and Europe which were brought by immigrants to the archipelago. Apart from that, food is not just a means of fulfilling and satisfying biological needs, but can be used as a means of politics and also the interpretation of culture. The method used in the research consists of four stages, namely Heuristics, Verification (Criticism), Interpretation and Historiography. This article focuses on discussions related to the influence of European culture on Indonesian food. The development of Indonesian food is also heavily influenced by Europe (the Netherlands). This can be seen with the emergence of European dishes that are popular with Indonesian people, such as semur, perkedel, steak. Apart from that, Europeans are interested in the diet, food ingredients and food processing procedures of the Indonesian people. This is proven by the adoption of the cultural eating habits and food preparations of indigenous people by Europeans, known as rijsttafel. There is an additional element that is created, namely by combining the use of eating utensils such as spoons, forks, knives, plates plus tables and sitting on chairs.

 

Keywords: Indonesian Food, European Nations, Rijsttafel


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anggraeni, Pipit. 2019. Kuliner Hindia-Belanda 1901-1942: Menu-menu Populer dari Budaya Eropa. Malang: Beranda.

Djoko Soekiman. 2000. Kebudayaan Indis Dan Gaya Hidup Masyarakat Pendukungnya di Jawa (Abad XVIII-Medio Abad XX) (Pertama). Bentang Pustaka.

Lombard, D. 2008. Nusa Jawa Silang Budaya Bagian 1 : Batas-Batas Pembaratan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Prasetya Santosa, Yusuf Budi & Irawan, Hendi. 2023. Sejarah Perkembangan Makanan Indonesia dari Abad ke-10 Hingga Masa Pendudukan Jepang. Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya Vol. 9 No. 1 Mei.

Rahman, Fadly. 2011. Rijstaffel – Budaya Kuliner di Indonesia Masa Kolonial 1870-1942. Jakarta: Kompas.

_________. 2016. Jejak Rasa Nusantara; Sejarah Makanan Indonesia (W. R. Cici Hardjono (Ed.); Pertama). PT. Gramedia Pustaka Utama.

_________.2023. Rasa Tanah Air – Awal Perkembangan Kuliner Indonesia di Mancanegara Pada Akhir Abad Ke-19 Hingga 1940-an. PT. Gramedia Pustaka Utama.

Reid, Anthony. 2011. Asia Tenggara Dalam Kurun Niaga 1450-1680 Jilid 2: Jaringan Perdagangan Global. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Idris, Fahira. 2023. dalam internet : https://www.senibudayabetawi.com/7495/pengaruh-budaya-eropa-terhadap-penyajian-makanan-di-batavia.html, diakses pada tanggal 03 Juni 2024.

Muhammad, Erik. 2020 dalam internet : https://www.harapanrakyat.com/2020/10/sejarah-kuliner-di-indonesia-benarkah-terpengaruh-budaya-eropa/, diakses pada tanggal 03 Juni 2024.

Verrell Fassa, Muhammad. 2021 dalam internet : https://narasisejarah.id/rijsttafel-kuliner-hasil-kebudayaan-indis/, diakses pada tanggal 03 Juni 2024.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.