PENGEMBANGAN PELABUHAN LAUT AHMAD YANI TERNATE BERBASIS LINGKUNGAN
DOI:
https://doi.org/10.33387/sipilsains.v16i1.11470Abstrak
Pelabuhan laut merupakan salah satu infrastruktur transportasi penting yang berperan dalam pertumbuhan ekonomi regional dan nasional. Namun, aktivitas pelabuhan berpotensi memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, seperti pencemaran air laut, degradasi habitat pesisir, dan perubahan kualitas udara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan Pelabuhan Pelindo IV Ahmad Yani Ternate berbasis lingkungan dengan pendekatan pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, observasi lapangan, dan analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan perlu adanya integrasi antara perencanaan infrastruktur pelabuhan dan manajemen lingkungan melalui penerapan prinsip ramah lingkungan, efisiensi sumber daya, serta sistem pemantauan dan mitigasi dampak lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan, teknologi bersih, dan partisipasi pemangku kepentingan untuk mewujudkan pelabuhan yang produktif sekaligus lestari.
Referensi
R. Faturrahman, “Efficiency Analysis of Sea Transportation for Shipping and Passengers,” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, vol. 10, no. 24, pp. 535-543, 2024.
S. Astija and . A. Y. Puspitasari, “Pengaruh Pelabuhan Sebagai Simpul Pertumbuhan Terhadap Pengembangan Wilayah,” Jurnal Planologi, vol. 14, no. 1, pp. 16-28, 2017.
M. Satyadharma, R. M. Rachman, A. D. Sabar, Y. J. Saputra and H. Hado, “Pelabuhan Hijau Dalam Mendukung Pemerataan Pembangunan Dan Pertumbuhan Ekonomi Wilayah (Studi Deskriptif Di Pelabuhan Penyeberangan Baubau),” Jurnal Teknik, vol. 18, no. 1, pp. 32-39, 2024.
M. M. Taiyeb, M. A. Sultan and A. Gaus, “Analisis Strategis Pengembangan Pelabuhan Kupal,” CLAPEYRON : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, vol. 3, no. 2, pp. 72-80, 2022.
P. E. Syaputra, “Kajian Integrasi Transportasi Multi Moda Untuk Menekan Biaya Logistik Pada Wilayah Kepulauan: Studi Kasus Pada Pulau Bawean,” Jurna l Transportasi, vol. 24, no. 1, pp. 49-61, 2024.
F. Kurniawati, “Strategi Peningkatan Transportasi Laut Di Kepulauan Seribu Dalam Perspektif Sistem Pembangunan Wilayah Pesisir Dan Laut Secara Terpadu,” Warta Penelitian Perhubungan, vol. 22, no. 8, pp. 841-861, 2010.
U. Junedi and E. Mokodompit, “Pembangunan Infrastruktur Transportasi Laut Dalam Mendukung Perekonomian Masyarakat,” Jurnal Intelek Insan Cendikia, vol. 2, no. 6, pp. 12471-12477JIIC: JURNAL INTELEK INSAN CENDIKIAhttps://jicnusantara.com/index.php/jiicVol : 2 No: 6, Juni2025 12471-12477, 2025.
R. B. Hutagalung, “Dampak Aktivitas Pelabuhan Dan Sebaran Pencemaran Lingkungan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Dan Kawasan Sekitarnya,” Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Semarang, 2010.
M. Meri, “Pengaruh Aktivitas Pelabuhan Terhadap Kondisi Ekosistem Lamun di Pulau Sabutung, Pangkajene Kepulauan,” Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin, Makassar, 2022.
S. E. Darza , “Dampak Pencemaran Bahan Kimia Dari Perusahaan Kapal Indonesia Terhadap Ekosistem Laut,” Jurnal Ilmiah MEA, vol. 4, no. 3, pp. 1831-1852, 2020.
S. Rijulvita, T. Thamrin, I. Suprayogi and E. Edyanus, “Strategi Pengelolaan Sampah Pelabuhan Berkelanjutan (Ecoport) Di Pelabuhan,” Jurnal Medika Hutama, vol. 4, no. 2, pp. 3199-3207, 2023.
N. Aziza, “Status Kualitas Perairan Pada Terminal Petikemas Newport Kota Makassar,” Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin, Makassar, 2025.
R. M. Darbra, A. Ronza, J. Casal, T. A. Stojanovic and C. Wooldridge, “The Self Diagnosis Method: A New Methodology to Assess Environmental Management in Sea Ports.,” Marine Pollution Bulletin, vol. 50, no. 9, p. 866–874, 2005.
M. Puig, C. Wooldridge, R. M. Darbra and J. Casal, “Tool for the Identification and Assessment of Environmental Aspects in Ports (TEAP),” Ocean & Coastal Management,, vol. 99, p. 23–30, 2014.
M. Acciaro, T. Vanelslander, C. Sys, C. Ferrari, A. Roumboutsos, G. Giuliano, J. S. Lam and S. Kapros, “Environmental Sustainability in Seaports: A Framework for Successful Innovation,” Maritime Policy & Management, vol. 41, no. 1, p. 480–500, 2104.
T. Notteboom and J. P. Rodrigue, “The Port Regionalization: Toward a New Phase in Port Development,” Maritime Policy & Management, vol. 36, no. 1, pp. 1-16, 2009.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta- Penulis menyerahkan hak cipta eksklusif atas karya mereka kepada jurnal.
- Jurnal memiliki wewenang penuh untuk mempublikasikan, mereproduksi, dan mendistribusikan karya tersebut.
- Opsi ini memberikan jurnal fleksibilitas yang lebih besar dalam mempromosikan dan melestarikan karya.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, tetapi memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut dengan syarat tertentu.
- Lisensi Creative Commons menawarkan berbagai jenis lisensi dengan tingkat restriksi yang berbeda-beda, seperti CC BY (Atribusi), CC BY-SA (Atribusi-ShareAlike), CC BY-NC (Atribusi-NonKomersial), dan sebagainya.
- Opsi ini memungkinkan distribusi yang lebih luas dari karya, terutama untuk tujuan non-komersial.