IDENTIFIKASI GEOMETRI LENGKUNG REL PADA JALUR EKSISTING MENGGUNAKAN DATA GEOSPASIAL DAN SURVEI LAPANGAN (STUDI KASUS KERETA API MAKASSAR – PARE-PARE)
DOI:
https://doi.org/10.33387/sipilsains.v16i1.11543Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kondisi geometri lengkung rel pada jalur eksisting Makassar–Pare-pare, khususnya pada Petak Maros–Rammang-Rammang (KM 18+984 – KM 23+672). Segmen ini memiliki karakteristik topografi yang bervariasi, meliputi perbukitan dan kawasan karst, sehingga berpotensi menimbulkan penyimpangan terhadap standar geometri jalur kereta api. Data yang digunakan terdiri atas data geospasial berupa Digital Elevation Model (DEM) dan shapefile jalur rel, serta data hasil survei lapangan menggunakan Total Station dan GPS Geodetik. Analisis dilakukan terhadap tiga parameter utama geometri lengkung, yaitu radius lengkung (R), peninggian rel (h), dan versine (V). Nilai radius dihitung menggunakan metode Hallade, sedangkan nilai peninggian dihitung berdasarkan hubungan antara kecepatan rencana dan radius sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2012. Hasil analisis menunjukkan tingkat kesesuaian geometri rel eksisting terhadap standar teknis nasional, sekaligus mengidentifikasi titik-titik lengkung yang mengalami deviasi signifikan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam peningkatan keselamatan dan kenyamanan operasi kereta api di wilayah Sulawesi Selatan, serta menjadi acuan teknis dalam evaluasi geometri jalur rel pada daerah bertopografi kompleks.Referensi
American Railway Engineering and Maintenance-of-Way Association. (2020). Manual for Railway Engineering, Volume 1 – Track Geometry. AREMA Publications.
Erdiana, Y. F., & Zhafirah, A. (2023). Penilaian Track Quality Index jalan rel Rancaekek–Haurpugur. Jurnal Konstruksi, 21(1), 55–60.
Fistcar, W. A., Widyastuti, H., Iranata, D., & Prastyanto, C. A. (2021). Pengaruh parameter TQI terhadap perilaku bantalan beton. Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 19(1), 32–40.
Hikmatul Fatimah, N. (2019). Kajian geometrik reaktivasi jalur kereta api Cianjur–Bandung berbasis GPS, citra satelit, dan DTM (Skripsi S1). Universitas Pendidikan Indonesia.
Indian Railways. (2021). Permanent Way Manual (IRPWM), Chapter II – Track Geometry. Ministry of Railways, Government of India.
Karunianingrum, D. I. (2020). Tinjauan volume pemeliharaan tahunan jalan rel berdasarkan hasil TQI (studi kasus: Manggarai–Bogor). Universitas Indonesia.
Karunianingrum, D. I., & Widyastuti, H. (2020a). Kualitas indeks geometri sebagai indikator penilaian track (studi kasus: Cirebon–Cikampek). Jurnal Transportasi: Sistem, Material, dan Infrastruktur, 22(3), 155–165.
Karunianingrum, D. I., & Widyastuti, H. (2020b). Penilaian indeks kualitas jalan rel berdasarkan standar perkeretaapian Indonesia (studi kasus: Cirebon–Cikampek). Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 18(1), 1–10.
Khisty, C. J., & Lall, B. K. (2003). Dasar-dasar rekayasa transportasi (Edisi ke-3). Jakarta: Erlangga.
Muhtarom, Z., & Ratih, S. Y. (2021). Analisis kondisi jalan rel kereta api pada lintas Sragen–Solo berdasarkan nilai Track Quality Index (TQI). Jurnal Teknik Sipil, 8(2), 45–52.
Nurwanda Sari, N., Bustam, H. A., Setyaji, A., Pamursari, N., & Zhafari, R. (2024). Perencanaan geometri jalan rel antara Tarahan–Bakauheni. PENDIPA Journal of Science Education, 8(1), 21–30.
Oktavia, A., Michael, M., & Situmeang, M. J. (2023). Perencanaan desain geometri jalan rel rute Rejosari–Tarahan. CIVED Journal of Civil Engineering and Vocational Education, 10(2), 730–737.
Pemerintah Republik Indonesia. (2012). Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2012 tentang Persyaratan Teknis Jalur Kereta Api. Jakarta: Kementerian Perhubungan.
PT Kereta Api Indonesia. (2023). Data dan panduan teknis track geometry trolley (Dokumen internal). Bandung: PT KAI.
Satryo, M. B. (2019). Evaluasi reaktivasi geometri jalan rel kereta api terhadap tingkat pelayanan lintas Banjar–Pangandaran berbasis citra satelit, DTM dan GPS (Skripsi S1). Universitas Pendidikan Indonesia.
Setyowati, S., Setyawan, A., & Djumari. (2019). Evaluasi geometri dan perlengkapan jalan lingkar Leuwiliang Bogor. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 4(2), 149–168.
Sulistyo, A. N. (2023). Tinjauan perencanaan trase jalan KA lintas Makassar–Pare–Pare (Km 71+900–73+600). Jurnal Penelitian Teknik Sipil Konsolidasi, 4(1), 44–52.
Suryadilaga, M., Aghastya, A., & Danartini, R. S. (2023). Perencanaan geometri jalur kereta api kecepatan tinggi lintas Cirebon–Semarang fase I menggunakan AutoCAD Civil 3D. Jurnal Transportasi, 23(2), 112–120.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta- Penulis menyerahkan hak cipta eksklusif atas karya mereka kepada jurnal.
- Jurnal memiliki wewenang penuh untuk mempublikasikan, mereproduksi, dan mendistribusikan karya tersebut.
- Opsi ini memberikan jurnal fleksibilitas yang lebih besar dalam mempromosikan dan melestarikan karya.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, tetapi memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut dengan syarat tertentu.
- Lisensi Creative Commons menawarkan berbagai jenis lisensi dengan tingkat restriksi yang berbeda-beda, seperti CC BY (Atribusi), CC BY-SA (Atribusi-ShareAlike), CC BY-NC (Atribusi-NonKomersial), dan sebagainya.
- Opsi ini memungkinkan distribusi yang lebih luas dari karya, terutama untuk tujuan non-komersial.