ANALISIS KEMAMPUAN PEKERJA DALAM MENYELESAIKAN PEKERJAAN PADA LORONG WISATA STUDI KASUS DI KOTA MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.33387/sipilsains.v16i1.11582Abstrak
Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif yaitu pengamatan langsung (observasi) dan wawancara langsung di lapangan. Metode tersebut diambil karena sumber data yang digunakan penulis adalah mandor dengan kelompok tenaga kerjanya yang sedang bekerja, agar diperoleh data yang valid dan aktual dari lapangan. Tingkat produktivitas mandor dengan kelompok tenaga kerjanya pada Jl.S.Poso LR.77 A adalah 0.12 m2/hari,. Tingkat produktivitas mandor dengan kelompok tenaga kerjanya pada Lorong 4 Jl. Bayam, adalah 0.17 m2/hari,. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, tingkat produktivitas mandor dengan kelompok tenaga kerjanya pada Jl.S.Poso LR.77 A lebih rendah. Biaya upah realisasi tenaga kerja di lapangan lebih murah dari pada analisa biaya upah tenaga kerja yang didapatkan dari Rencana Anggaran Biaya (RAB), yaitu pada pekerjaan Pemasangan Paving Block 20x20 Jl.S.Poso LR.77 A selisihnya sebesar Rp 2.821.126,00, pada pekerjaan Pemasangan Paving Block 20x20 ,Lorong 4 Jl. Bayam, selisihnya sebesar Rp 4.866.092,00 dengan persentase rata – rata perbandingan sebesar 15 %. Pada pelaksanaan pekerjaan proyek di lapangan perlu diperhatikan kualitas seorang mandor, dengan mempertimbangkan aspek umur, pengalaman kerja, dan pendidikan formal, sehingga akan mampu menciptakan biaya upah yang rendah dengan tingkat produktivitas tenaga kerja yang tinggi sehingga dapat mengurangi terjadinya kerugian tanpa mengurangi dari kualitas pekerjaanReferensi
Acebes, F., Pajares, J., Galán, J. M., & López-Paredes, A. (2024). Project control and monitoring in construction management. International Journal of Project Management.
Agusrini, K. (2008). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja. Skripsi.
Dipohusodo, I. (1995). Manajemen Proyek dan Konstruksi. Yogyakarta: Kanisius.
Ervianto, W. I. (2004). Manajemen Proyek Konstruksi. Yogyakarta: Andi Offset.
Handoko, T. H. (2003). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE.
Khasanah, N. (2008). Pengaruh Faktor Manajemen terhadap Produktivitas Tenaga Kerja. Skripsi.
Nazir, M. (1983). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Nawawi, H. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Bisnis yang Kompetitif. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Oglesby, C. H., Parker, H. W., & Howell, G. A. (1989). Productivity Improvement in Construction. New York: McGraw-Hill.
Prasetyo, A., & Wibowo, K. D. (2004). Analisis produktivitas tenaga kerja dengan metode work sampling. Jurnal Teknik Sipil.
Ravianto, J. (1986). Produktivitas dan Manajemen. Jakarta: Lembaga Sarana Informasi Usaha dan Produktivitas.
Robert, E. S. (2007). Analisis Produktivitas Tenaga Kerja pada Proyek Konstruksi. Skripsi.
Sekaran, U. (2006). Metodologi Penelitian untuk Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.
Siagian, S. P. (2002). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Sinungan, M. (1992). Produktivitas: Apa dan Bagaimana. Jakarta: Bumi Aksara.
Sinungan, M. (2000). Produktivitas: Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.
Soeharto, I. (1995). Manajemen Proyek dari Konseptual sampai Operasional. Jakarta: Erlangga.
Soeharto, I. (1997). Manajemen Proyek Industri. Jakarta: Erlangga.
Suprapto, J. (2001). Statistik untuk Pemimpin Berwawasan Global. Jakarta: Rineka Cipta.
Unduhan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta- Penulis menyerahkan hak cipta eksklusif atas karya mereka kepada jurnal.
- Jurnal memiliki wewenang penuh untuk mempublikasikan, mereproduksi, dan mendistribusikan karya tersebut.
- Opsi ini memberikan jurnal fleksibilitas yang lebih besar dalam mempromosikan dan melestarikan karya.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, tetapi memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut dengan syarat tertentu.
- Lisensi Creative Commons menawarkan berbagai jenis lisensi dengan tingkat restriksi yang berbeda-beda, seperti CC BY (Atribusi), CC BY-SA (Atribusi-ShareAlike), CC BY-NC (Atribusi-NonKomersial), dan sebagainya.
- Opsi ini memungkinkan distribusi yang lebih luas dari karya, terutama untuk tujuan non-komersial.