MODEL PROBABILITAS PEMILIHAN MODA KAPAL FERRY DAN SPEED BOAT RUTE TERNATE – TIDORE
DOI:
https://doi.org/10.33387/sipilsains.v3i6.20Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengamati perilaku perjalanan pengguna transportasi laut yaitu untukmengetahui dan menganalisis karakteristik pengguna Kapal Ferry dan Speed Boat rute Ternate - Tidore
dan melihat preferensi pemilihan moda akibat perubahan biaya perjalanan, dan waktu perjalanan. Yaitu,
apakah pemilihan Kapal Ferry lebih dipengaruhi oleh perubahan biaya, atau waktu.
Metode yang digunakan adalah metode wawancara dalam bentuk kuisioner yang dibagikan pada saat
survey lapangan langsung di atas Kapal Ferry dan Speed Boat dengan sampel sebanyak 100 responden
yang diambil secara acak. Hasil kuesioner selanjutnya diolah untuk mendapatkan karakteristik pengguna
moda dan model pemilihan Kapal Ferry dan Speed Boat. Beberapa karakteristik pengguna Kapal Ferry
dan Speed boat rute Ternate-Tidore sebagai berikut : Tujuan perjalanan sebagian besar adalah bertemu
keluarga dan perjalanan dinas. Dari segi penghasilan pengguna kedua kapal ini berpenghasilan antara Rp.
1.000.000 – 2.000.000.
Analisis data yang digunakan adalah analisa regresi berganda, karena hanya ada dua variabel bebas yaitu
biaya dan waktu. Hasil dari uji statistik dapat diperoleh Model pemilihan moda antara Kapal Ferry dan
Speed Boat yang telah diperoleh dalam bentuk persamaan linier yaitu : UKapalFerry – USpeed Boat =
1.13867 – 0.00046023x1 – 0.122625x2. Dengan 2 atribut yaitu : X1 = ΆBiaya, X2 = ΆWaktu. Hasil
pengukuran persentase pengaruh kedua atribut (R2) diperoleh nilai 0.887, artinya pengaruh kedua atribut
biaya dan waktu terhadap perubahan utilitas pada model ini adalah sebesar 88.7 %
Unduhan
Diterbitkan
2013-09-08
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta- Penulis menyerahkan hak cipta eksklusif atas karya mereka kepada jurnal.
- Jurnal memiliki wewenang penuh untuk mempublikasikan, mereproduksi, dan mendistribusikan karya tersebut.
- Opsi ini memberikan jurnal fleksibilitas yang lebih besar dalam mempromosikan dan melestarikan karya.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, tetapi memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut dengan syarat tertentu.
- Lisensi Creative Commons menawarkan berbagai jenis lisensi dengan tingkat restriksi yang berbeda-beda, seperti CC BY (Atribusi), CC BY-SA (Atribusi-ShareAlike), CC BY-NC (Atribusi-NonKomersial), dan sebagainya.
- Opsi ini memungkinkan distribusi yang lebih luas dari karya, terutama untuk tujuan non-komersial.