PERILAKU LENTUR BALOK BETON BERTULANG DENGAN BAHAN TAMBAH FLY ASH BATUBARA
DOI:
https://doi.org/10.33387/sipilsains.v12i1.4495Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek dari penambahan fly ash sebagai agregat halus pada kapasitas lentur balok. Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk mengetahui komposisi optimum fly ash yang ditambahkan sebagai material halus pada beton karakteristik. Dari Komposisi campuran optimum yang didapatkan diaplikasikan pada balok lentur dan sejauh mana kapasitas balok lentur tersebut. Dalam penelitian ini digunakan tujuh buah benda uji berupa balok persegi ukuran 15 cm x 10 cm dengan Panjang 122 cm. Dari hasil uji kuat tekan beton menunjukkan terjadi penurunan kekuatan dari penambahan fly ash konsentrasi 50% (Parsial) hingga 62% dibandingkan dengan beton normal. Kapasitas balok beton bertulang kecenderungan berperilaku sama dengan karakteristiknya yaitu kapasitas menurun seiring dengan penambahan fly ash terhadap berat semen. Model keruntuhan kecenderungan berperilaku sama yaitu retak lentur dimana retak terjadi secara pertikal merambat dari sisi tarik ke sisi desak seiring dengan penambahan beban.Unduhan
Referensi
Antoni dan Paul Nugraha., 2007.Teknologi Beton. Penerbit C.V Andi Offset, Yogyakarta. Anugrah, A. Besse. 2016. Kapasitas Lentur Balok Beton Bertulang dengan Menggunakan Styrofoam. Skripsi. Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin. Makassar.
SNI 03-4810-1998. Tata Cara Pembuatan Beton Normal. Badan Standardisasi Nasional
ASTM C39/C39M − 12a, Standard Test Method for Compressive Strength of Cylindrical Concrete Specimens, October 2012.
ASTM C469/C469M − 10, 2010. Standard Test Method for Static Modulus of Elasticity and Poisson’s Ratio of Concrete in Compression, Oktober 2010.
ASTM C494/C494M – 13, 2013. Standard Specification for Chemical Admixtures for Concrete, April 2013.
ASTM C-150, 2007. Standard Specification for Portland Cement, juni 2007
ASTM C496/C496M-11,2011 Standard Test Method for Splitting Tensile Strength of Cylindrical Concrete Specimen, August 2011.
Daniel L. Schodek. (1999), “Strukturâ€Â, Penerbit Erlangga, Jakarta. Anonim. 1991.
Metode Pembuatan Dan Perawatan Benda Uji Beton Di Laboratorium SNI 03-2493-1991.
Kukun Rusyandi, Jamul Mukadis, Yadi Gunawan. 2012. Perancangan Beton Self Compacting Concrete (Beton Memadat Sendiri) Dengan Penambahan Fly Ash dan Structuro. STT Garut. ISSN: 2302-7312 Vol. 10. No 01 2012
Marsianus, A Lisantono. 2015. Pengaruh Penambahan Fly Ash Padabeton Mutu Tinggi Dengan Silica Fume Dengan Filler Pasir Kwarsa. Jurnal. 7-8 Oktober 2015.
Sugianto P., Budi S A., & Kristiawan A S. 2018. Kapasitas Lentur Balok Beton Bertulang High Volume Fly Ash Self Compacting Concrete (HVFA-SCC) Usia 28 Hari. E-JurnalMatriks Teknik Sipil. Vol. 6, No. 4.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta- Penulis menyerahkan hak cipta eksklusif atas karya mereka kepada jurnal.
- Jurnal memiliki wewenang penuh untuk mempublikasikan, mereproduksi, dan mendistribusikan karya tersebut.
- Opsi ini memberikan jurnal fleksibilitas yang lebih besar dalam mempromosikan dan melestarikan karya.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, tetapi memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut dengan syarat tertentu.
- Lisensi Creative Commons menawarkan berbagai jenis lisensi dengan tingkat restriksi yang berbeda-beda, seperti CC BY (Atribusi), CC BY-SA (Atribusi-ShareAlike), CC BY-NC (Atribusi-NonKomersial), dan sebagainya.
- Opsi ini memungkinkan distribusi yang lebih luas dari karya, terutama untuk tujuan non-komersial.