IDENTIFIKASI JARINGAN DRAINASE PERKOTAAN BERBASIS SPASIAL DI KOTA TERNATE ( STUDI KASUS : KELURAHAN DUFA-DUFA )

Penulis

  • Aryani Jatiningsih Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Khairun
  • Zulkarnain K Misbah
  • Edward Rizky Ahadian

DOI:

https://doi.org/10.33387/sipilsains.v7i13.495

Abstrak

Sistem drainase merupakan salah satu fasilitas dasar yang dirancang sebagai sistem guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan merupakan komponen penting dalam perencanaan kota (perencanaan infrastruktur khususnya). Perencanaan sistem jaringan drainase perkotaan dapat juga memanfaatkan teknologi informasi yang sedang berkembang saat ini, salah satu sistem informasi tersebut adalah Sistem Informasi Geografis (SIG) yaitu suatu sistem informasi yang didesain untuk bekerja dengan data yang bereferensi pada spasial atau koordinat geografis. Pemilihan kelurahan Dufa-Dufa kecamatan Kota Ternate Utara dengan pertimbangan bahwa kawasan ini adalah kawasan yang cukup padat penduduknya. Dengan pertumbuhan penduduk yang relatif cepat diiringi pembangunan sarana dan prasarana yang memadai.
Pada penelitian ini teknik pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan, yaitu dengan melakukan pengukuran di lapangan dengan menggunakan alat Total Station untuk mendapatkan nilai elevasi dan alat Meter Roll untuk melakukan pengukuran dimensi saluran. Proses pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program aplikasi SIG (Sistem Informasi Geografis). Di mana data yang telah dikumpulkan dari hasil survei lapangan disusun dan diolah dalam bentuk peta yang memberikan gambaran informasi jaringan drainase di Kelurahan Dufa-Dufa. Aplikasi SIG yang digunakan dalam penelitian ini adalah MapWIndow SIG.
Dari hasil analisis penampang eksisting saluran drainase kelurahan Dufa-Dufa menggunakan data dimensi lapangan diperoleh, saluran primer memiliki kapasitas dengan debit aliran (Q) 0,7769 m3/s, untuk saluran sekunder diketahui kapsitas dengan debit aliran (Q) 0,2960 m3/s, saluran tersier terkecil memiliki kapasitas dengan debit aliran (Q), dan saluran tersier terbesar memiliki kapasitas dengan debit aliran (Q) 0,0367 m3/s.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Aryani Jatiningsih, Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Khairun

Abdul Gaus Lahir di Polewali Mandar, Sulawesi Barat., Pendidikan S1 ditempuh pada Jurusan Teknik Sipil Universitas Sam Ratulangi Manado dari tahun 1996 -2002. Desember 2003 ia diterima sebagai dosen PNS di Universitas Khairun pada Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Sipil sampai dengan sekarang. Menyelesaikan program magister di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada tahun 2010 dan menyelesaikan pendidikan doktor dibidang ilmu Teknik Sipil di Universitas Hasanuddin pada tahun 2015. Aktif meneliti dibidang material perkerasan jalan

Unduhan

Diterbitkan

2017-03-16

Terbitan

Bagian

Articles