Perilaku Struktur Rangka Baja Dengan Sistem Breising Konsentrik Tipe-X Akibat Variasi Perbandingan L/H
DOI:
https://doi.org/10.33387/sipilsains.v13i1.6114Abstrak
Breising yang memilki kekuatan paling tinggi adalah breising tipe-X. Semakin besar rasio lebar bentang dengan tinggi tingkat (L/H) maka kemiringan sudut pada breising akan semakin landai. Analisis perilaku struktur dengan rasio L/H dilakukan untuk mengetahui perilaku struktur yang menggunakan analisis linear respon spekrum dan kinerja struktur dengan menggunakan analisis nonlinear statik pushover (ETABS 2016) untuk mengetahui target perpindahan yang terjadi pada struktur. Penelitian ini menunjukkan bahwa simpangan maksimum dan simpangan antar lantai tingkat terbesar berada pada tipe L/H=2, dengan gaya geser dasar terbesar pada analisis nonlinear pushover di setiap tingkat terjadi pada L/H=1. Hasil dari penelitian ini bahwa semakin besar tipe L/H pada struktur breising maka target perpindahan yang dihasilkan semakin besar. Apabila sudut breising semakin landai, maka simpangan dan target perpindahan yang terjadi semakin meningkat.Referensi
A. Latifa, L. Ahmad, and D. Meiliyadi, “Analisis Percepatan Getaran Tanah Maksimum untuk Memetakan Kerawanan Bencana Gempa Bumi dengan Metode Fukushima-Tanaka, Esteva dan Euclidean Distance di Pulau Lombok,†J. Ilmu dan Inovasi Fisika, vol. 06, no. 02, pp. 123–130, 2022.
M. F. Santur and J. J. S. Pah, “Hubungan Antara Tinggi Pusat Massa Vertikal Bangunan Tingkat Tinggi Terhadap Simpangan Antar Lantai Akibat Beban Gempa,†J. Teknologi, vol. 16, no. 1, Mei 2022.
K. Di and K. Bantul, “Perbandingan Nilai Parameter Spektrum Respons Desain SNI 1726:2012 dan SNI 1726:2019 pada Kecamatan-Kecamatan di Kabupaten Bantul Yogyakarta,†J. Keilmuan Teknik Sipil vol. 5, no. 1, pp. 33–41, Juni 2022.
I. N. Merdana F. Mahmud, N.N. Kencanawati and M. Eniarti, “Pengaruh Temperatur Tinggi Terhadap Kuat Lekat dan Initial Corrosion Tulangan Baja dalam Beton,†J. Konstruksia vol. 13, pp. 33–41, Juli 2022.
L. F. Moruk, H. S. Indra, and E. Priskasari, “Studi Perencanaan Struktur Baja dengan Menggunakan Breising Konsentris Tipe X pada Gedung Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Malang,†J. Sondir, vol. 2, pp. 20–24, 2019.
M. H. Sukrawa, M., Giri, I. B. D., I. P. Deskarta, and Prayoga, “Perkuatan Seismik Struktur Rangka Beton Bertulang Menggunakan Breising Baja Tipe X Dan V Terbalik. Jurnal Spektran, †J. Spektran, vol. 4, no. 2, 2016.
I. G. A. Susila, I. A. M. Budiwati, N. B. RM, and D. A. Semadi, “Structural Integrity Under Seismic Loading of Low-Medium Rise Structures: Numerical Analysis of Steel Frames,†ICEEDM-III, 2016.
Badan Standarisasi Nasional, “Beban Minimum untuk Perancangan Bangunan Gedung dan Struktur Lain: SNI 1727-2013,†Jakarta, 2013.
Badan Standarisasi Nasional, “Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung: SNI 1726-2012,†Jakarta, 2012.
M. S. Speicher and J. L. Harris, “Collapse prevention seismic performance assessment of new buckling-restrained braced frames using ASCE 41,†Eng. Struct., vol. 164, pp. 274–289, 2018.
A. Chopra and R. Goel, “A Modal Pushover Analysis Procedure to Estimate Seismic Demands for Buildings: Theory and Preliminary Evaluation,†Civ. Environ. Eng., p. 55, 2001.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta- Penulis menyerahkan hak cipta eksklusif atas karya mereka kepada jurnal.
- Jurnal memiliki wewenang penuh untuk mempublikasikan, mereproduksi, dan mendistribusikan karya tersebut.
- Opsi ini memberikan jurnal fleksibilitas yang lebih besar dalam mempromosikan dan melestarikan karya.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, tetapi memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut dengan syarat tertentu.
- Lisensi Creative Commons menawarkan berbagai jenis lisensi dengan tingkat restriksi yang berbeda-beda, seperti CC BY (Atribusi), CC BY-SA (Atribusi-ShareAlike), CC BY-NC (Atribusi-NonKomersial), dan sebagainya.
- Opsi ini memungkinkan distribusi yang lebih luas dari karya, terutama untuk tujuan non-komersial.