EVALUASI KINERJA STRUKTUR BETON GEDUNG FAKULTAS EKONOMI UNKHAIR DENGAN ANALISIS PUSHOVER ATC-40
DOI:
https://doi.org/10.33387/sipilsains.v8i15.714Abstrak
Saat terjadi gempa, diharapkan bangunan mampu menerima gaya gempa pada level tertentutanpa tejadi kerusakan yang signifikan pada strukturnya atau apabila struktur bangunan harus
mengalami keruntuhan mampu memberikan perilaku nonlinear pada kondisi pasca-elastik sehingga
tingkat keamanan bangunan terhadap gempa dan keselamatan jiwa penghuninya lebih terjamin.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan level kinerja gedung dalam menahan gaya gempa dan
mengetahui kapasitas gempa terhadap struktur serta perilakunya dengan memperlihatkan skema
terjadinya sendi plastis pada elemen balok dan kolom. Metode yang digunakan adalah analisis static
nonlinier pushover berdasarkan peraturan code Applied Technology Council (ATC-40) dengan
menggunakan program ETABS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya geser dari evaluasi
pushover pada arah x sebesar 4316.438 KN dan arah y sebesar 4004.549 KN. Gaya geser dasar
tersebut lebih besar dari gaya geser rencana arah x=2376.284 KN dan arah y=2606.559 KN.
Maksimum total drift arah x adalah 0.00995 m dan arah y 0.01127 m, sedangkan maksimal in-elastic
drift arah x adalah 0.0001145 m dan arah y adalah 0.0001251 m. Sehingga gedung termasuk dalam
level kinerja Immediate Occupancy (IO). Nilai displacement arah x adalah 0.219 m dan arah y adalah
0.248 m. Displacement pada gedung tidak melampaui displacement maksimal, sehingga gedung aman
terhadap gempa rencana.
Unduhan
Diterbitkan
2018-03-30
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta- Penulis menyerahkan hak cipta eksklusif atas karya mereka kepada jurnal.
- Jurnal memiliki wewenang penuh untuk mempublikasikan, mereproduksi, dan mendistribusikan karya tersebut.
- Opsi ini memberikan jurnal fleksibilitas yang lebih besar dalam mempromosikan dan melestarikan karya.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, tetapi memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut dengan syarat tertentu.
- Lisensi Creative Commons menawarkan berbagai jenis lisensi dengan tingkat restriksi yang berbeda-beda, seperti CC BY (Atribusi), CC BY-SA (Atribusi-ShareAlike), CC BY-NC (Atribusi-NonKomersial), dan sebagainya.
- Opsi ini memungkinkan distribusi yang lebih luas dari karya, terutama untuk tujuan non-komersial.