ANALISIS KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN UMUM KOTA TIDORE KEPULAUAN (STUDI KASUS TRAYEK RUM – SOA SIO)
DOI:
https://doi.org/10.33387/sipilsains.v8i15.716Abstrak
Kota Tidore Kepulauan sebagai salah satu Kabupaten yang berada di Indonesia khususnya diProvinsi Maluku Utara, dalam system transportasinya menggunakan angkutan umum sebagai salah satu
sarana transportasi perkotaan, keberadaan angkutan umum penumpang sangat penting dan diperlukan suatu
pengaturan agar dapat melayani penumpang secara maksimal. Angkutan umum Kota Tidore Kepulauan salah
satu angkutan umum yang melayani daerah strategis, dilihat dari rutenya yang melewati kawasan sekolah,
perkantoran, dan pusat perbelanjaan selain itu angkutan umum Kota Tidore Kepulauan mempunyai tingkat
kenyamanan dan kebersihan yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode survey danwawancara
kepada masyarakat yang menggunakan angkutan umum sebagai data primer. Sedangkan untuk data sekunder
diperoleh dari instansi terkait, Panduan pengambilan sampel responden dalam penelitian ini mengacu pada
rumus (Sugiarto, 2001 : 43). Teknik analisa data terbagi menjadi dua bagian yaitu : Teknik Statistik
menghitung tingkat Efektifitas dan Efisiensi dan Teknik non statistik menghitung data survey langsung
dilapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kinerja angkutan umum sudah efektif bila ditinjau dari
segi indikator kemudahan didapat nilai rasio 0,61 - 0,58, indikator kualitas kecepatan didapat 44,70 km/jm,
indikator kualitas waktu tunggu 3 menit, ini artinya bahwa pelayanan berdasarkan Efektifitas telah memenuhi
standar pelayanan minimum/cukupbaik. Indikator utilitas kendaraan diperoleh panjang perjalanan 88
km/hari, pada indikator kapasitas operasi 52,94%, indikator faktor muat diperoleh 88,89% dari total kapasitas
daya angkut angkutan umum. Artinya bahwa pelayanan berdasarkan Efisiensi tidak Memenuhi standar
pelayanan minimum/kurangbaik.
Unduhan
Diterbitkan
2018-03-30
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta- Penulis menyerahkan hak cipta eksklusif atas karya mereka kepada jurnal.
- Jurnal memiliki wewenang penuh untuk mempublikasikan, mereproduksi, dan mendistribusikan karya tersebut.
- Opsi ini memberikan jurnal fleksibilitas yang lebih besar dalam mempromosikan dan melestarikan karya.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, tetapi memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut dengan syarat tertentu.
- Lisensi Creative Commons menawarkan berbagai jenis lisensi dengan tingkat restriksi yang berbeda-beda, seperti CC BY (Atribusi), CC BY-SA (Atribusi-ShareAlike), CC BY-NC (Atribusi-NonKomersial), dan sebagainya.
- Opsi ini memungkinkan distribusi yang lebih luas dari karya, terutama untuk tujuan non-komersial.