PEMANFAATAN ADMIXTURE BERUPA SIKAMEN-NN DAN SERAT POLIPROPILEN UNTUK MENINGKATKAN KUAT LENTUR BETON BERPORI

Rahmat Bangun Giarto

Sari


Pembuatan jalan dengan mengenakan perkerasan kaku dan perkerasan lentur yang kedap air akan menyebabkan berkurangnya lahan terbuka hijau dan mengakibatkan berkurangnya daerah resapan air. Penggunaan beton berpori merupakan alternatif yang dapat dimanfaatkan pada kontruksi perkerasan jalan yakni sebagai pengendali limpasan air hujan dan suplai air tanah, sehingga dapat dikatakan bahwa beton berpori merupakan kontruksi ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh penambahan Sikament-NN dan serat polipropilen pada kekuatan lentur dan infiltrasi beton berpori. Kuat lentur beton berpori rata-rata meningkat seiring dengan penambahan Sikament-NN maupun penggunaan serat polipropilen dibandingkan beton biasa. Kuat lentur beton berpori terbesar didapatkan pada variasi 1/2PS1,2 sebesar 2,33 MPa. Penambahan Sikament-NN dengan dapat mempengaruhi laju infiltrasi beton berpori, dimana semakin besar dosis Sikament-NN yang digunakan maka semakin besar pula laju infiltrasinya. Laju infiltrasi terbesar didapatkan pada variasi 1/2S1,2 sebesar 150,496 mm/jam.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Beton Porus,” J. Tek., vol. 3, no. 2, pp. 100–106, 2013.

T. F. F. Emiko LIM, Kiang Hwee TAN, “Effect of Mix Proportion on Strength and Permeability of Pervious Concrete for Use in Pavement,” J. East. Asia Soc. Transp. Stud., vol. 10, pp. 1565–1575, 2013, doi: 10.11175/easts.10.1565.

B. Huang, H. Wu, X. Shu, and E. G. Burdette, “Laboratory evaluation of permeability and strength of polymer-modified pervious concrete,” Constr. Build. Mater., vol. 24, no. 5, pp. 818–823, 2010, doi: 10.1016/j.conbuildmat.2009.10.025.

M. Offenberg, D. R. Smith, K. Earley, and J. M. Lia, “Potential Application of ASTM C1701 for Evaluating Surface Infiltration of Permeable Interlocking Concrete Pavements,” Pervious Concr., pp. 1–9, 2012, doi: 10.1520/stp104560.

F. M. Sari, A. Setyawan, and K. A. Sambowo, “Tinjauan durabilitas beton berpori sebagai perkerasan jalan yang ramah lingkungan,” e-Jurnal MATRIKS Tek. SIPIL, vol. 1, no. 2, pp. 142–148, 2013.

M. Stegmaier, “FIBER REINFORCED DRAINAGE CONCRETE,” Otto-Graf-Journal, vol. 14, pp. 67–78, 2013.

PT. Sika Indonesia, “Data Teknis Know-How From Site To Shelf,” 2011.

S. W. Megasari and W. Winayati, “Analisis Pengaruh Penambahan Sikament-Nn Terhadap Karakteristik Beton,” SIKLUS J. Tek. Sipil, vol. 3, no. 2, pp. 117–128, 2017, doi: 10.31849/siklus.v3i2.398.

S. W. Megasari and W. Winayati, “Analisis Karakteristik Beton dengan Kombinasi Bahan Tambah Plastiment-VZ dan Sikament-NN Pada Pekerjaan Rigid Pavement di Provinsi Riau,” pp. 117–124, 2017, doi: 10.21063/spi3.1017.117-124.

J. Masdar, M. W. Tjaronge, A. M. Akkas, J. Sipil, F. Teknik, and U. Hasanuddin, “KUAT TEKAN DAN TARIK BELAH SELF COMPACTING CONCRETE ( SCC ) RESEARCH OF POLYPROPYLENE ( PP ) FIBER EFFECT TOWARD COMPRESSIVE STRENGTH AND SPLIT TENSION STRENGTH SELF COMPACTING CONCRETE ( SCC ) Fakultas Teknik Jurusan Sipil STRENGTH AND SPLIT TENSION STRE.”

H. Hasanr, B. Tatong, and J. Tole, “Pengaruh Penambahan Polypropylene Fiber Mesh Terhadap Sifat Mekanis Beton,” Maj. Ilm. Mektek, no. 1, pp. 12–19, 2013.

A. S. F. T. A. Materials, Annual Book of ASTM Standard. Philadelphia, USA, 1992.




DOI: http://dx.doi.org/10.33387/sipilsains.v10i2.2187

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.33387/sipilsains.v10i2.2187.g1610

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Flag Counter