EVALUASI KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN BANGUNAN GEDUNG SMA KATOLIK FRATERAN MALANG
DOI:
https://doi.org/10.33387/sipilsains.v14i1.7905Abstrak
Mencegah dan memperbaiki kerusakan suatu struktur merupakan tujuan dari kegiatan pemeliharaan dan perawatan. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum 24/PRT/M/2008 mengatur mengenai kegiatan perbaikan dan perawatan bangunan gedung. Karena merupakan salah satu organisasi penyelenggara pendidikan menengah yang berbasis di Malang, maka SMA Katolik Frateran Malang dijadikan sebagai sasaran penelitian ini. Sekolah juga bertanggung jawab atas pemeliharaan gedung, dan temuan observasi menunjukkan bahwa beberapa komponen mengalami kerusakan. Tim peneliti SMA Katolik Frateran Malang ingin belajar banyak tentang praktik pemeliharaan sekolah dan tujuan di masa depan. Pendekatan deskriptif kuantitatif digunakan dalam penyelidikan. Data penelitian ini berasal dari survei yang dilakukan kepada siswa dan dosen di SMA Katolik Frateran Malang, dengan dukungan tambahan berupa observasi. Uji validitas dan reliabilitas digunakan dalam pengujian instrumen. Menganalisis data menggunakan metode rata-rata menghasilkan skor kinerja, dan IPA (Diagram Kartesius untuk Analisis Kinerja Penting) mengurutkan kualitas penelitian berdasarkan kepentingannya. Berdasarkan penilaian terhadap nilai kinerja SMA Katolik Frateran Malang dalam pemeliharaan dan perbaikan gedung diperoleh nilai sebesar 3,93 yang termasuk dalam kategori baik (B). Empat area yang diidentifikasi oleh analisis kuadran IPA—penutup lantai, penutup atap, penutup langit-langit, dan kebersihan kamar mandi—semuanya penting bagi penghuni bangunan namun kinerjanya buruk.Referensi
A. Nasrullah, “Pengaruh Faktor – Faktor Pemeliharaan Terhadap Kenyamanan Bangunan Gedung Sekolah Tinggi Teknologi Pagar Alam,†J. Ilm. Bering’S, vol. 8, no. 02, pp. 30–37, 2021, doi: 10.36050/berings.v8i02.401.
PerMen PU, “Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No 24/PRT/M/2008 Tentang Pedoman Pemeliharaan dan Perawatan Bangunan Gedung,†pp. 1–125, 2008.
C. W. Adikusuma, Anik Ratnaningsih, and J. W. Soetjipto, “Analisis Indeks Kepuasan Pengguna Terhadap Manajemen Pemeliharaan Bangunan Gedung,†J. Appl. Civ. Eng. Infrastruct. Technol., vol. 4, no. 2, pp. 42–46, 2023, doi: 10.52158/jaceit.v4i2.574.
E. Yulianti and T. Umbara, “Analisis Kepuasan Pelanggan Terhadap Kualitas Pelayanan Dengan Metode Importance Performance Analysis,†J. Teknoif, vol. 8, no. 2, p. 78, 2020, doi: 10.21063/jtif.2020.v8.2.72-82.
D. R. Priyanti, “Analisis Mutu Pelayanan Di Bank Syariah (Studi Kasus Pada Unit Usaha Syariah–Bank Permata),†pp. 1–17, 2005, [Online]. Available: https://www.academia.edu/download/52167318/Artikel_91207024.pdf
M. S. Sinaga and A. S. Muhammad, “Melalui Survei Kepuasan Masyarakat: Tingkatkan Kualitas Layanan Pendidikan,†JIAP (Jurnal Ilmu Adm. Publik), vol. 8, no. 2, p. 265, 2020, doi: 10.31764/jiap.v8i2.2182.
E. Kurniati, E. Silvia, and Z. Efendi, “Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Kue Baytat Bengkulu,†J. Teknol. dan Ind. Pertan. Indones., vol. 8, no. 2, pp. 67–75, 2016, doi: 10.17969/jtipi.v8i2.6784.
A. Sholihah, F. Adnan, and F. N. Arifin, “Evaluasi Kualitas Layanan Website Utama Pemerintah Kabupaten Situbondo Menggunakan Metode E-Govqual Dan Importance Performance Analysis (Ipa),†Device, vol. 12, no. 2, pp. 10–24, 2022, doi: 10.32699/device.v12i2.2914.
Suherman et al., “Strategi Peningkatan Kualitas Pelayanan Pada Bumdes Apotek Laksana Barokah Di Desa Jatilaksana,†… J. Manaj. Jasa, vol. 3, no. 2, pp. 64–69, 2021, [Online]. Available: http://ejurnal.ars.ac.id/index.php/jsj/article/view/636
K. E. Saputro, “Pengukuran Kualitas Layanan Sistem Informasi Akademik dengan Metode WebQual 4.0, Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA) Terpadu,†JATISI (Jurnal Tek. Inform. dan Sist. Informasi), vol. 9, no. 3, pp. 2112–2126, 2022, doi: 10.35957/jatisi.v9i3.2355.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta- Penulis menyerahkan hak cipta eksklusif atas karya mereka kepada jurnal.
- Jurnal memiliki wewenang penuh untuk mempublikasikan, mereproduksi, dan mendistribusikan karya tersebut.
- Opsi ini memberikan jurnal fleksibilitas yang lebih besar dalam mempromosikan dan melestarikan karya.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, tetapi memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut dengan syarat tertentu.
- Lisensi Creative Commons menawarkan berbagai jenis lisensi dengan tingkat restriksi yang berbeda-beda, seperti CC BY (Atribusi), CC BY-SA (Atribusi-ShareAlike), CC BY-NC (Atribusi-NonKomersial), dan sebagainya.
- Opsi ini memungkinkan distribusi yang lebih luas dari karya, terutama untuk tujuan non-komersial.