Analisis perbandingan kuat tekan beton menggunakan pasir sungai Kariako dan sungai Ollon Tana Toraja
DOI:
https://doi.org/10.33387/sipilsains.v14i2.8634Abstrak
Beton adalah struktur yang terbentuk dari campuran berbagai material seperti semen, air, agregat halus, dan agregat kasar. Kualitas agregat halus sangat penting dalam menentukan mutu beton, karena agregat halus mengisi sebagian besar volume beton. Setiap jenis agregat halus memiliki karakteristik yang berbeda, yang mempengaruhi kekuatan beton. Salah satu material yang digunakan dalam pembuatan beton adalah pasir sungai. Pada penelitian pasir sungai Kariako dan pasir sungai Ollon Tana Toraja digunakan sebagai pengganti agregat halus pada pembuatan beton. Dari analisis hasil pengujian benda uji, kedua variasi campuran memenuhi standar kuat tekan yang direncanakan. Variasi campuran menggunakan pasir sungai sungai Kariako didapat kuat tekan dengan rata-rata 18,21 MPa untuk umur 14 hari, dan 25,10 MPa untuk umur 28 hari. Kemudian penggunaan pasir sungai Ollon didapatkan kuat tekan beton 18,68 Mpa pada umur 14 hari , 25,76 Mpa pada umur 28 hari.
Unduhan
Referensi
S. N. Indonesia, SNI 2847:2013: Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional, 2012.
A. A. Amir, M. Mahmud, and A. Guntur, “Analisa Kuat Tekan Beton Menggunakan Pasir Sungai Sandang Muliasari Unaaha dan Kerikil Amonggedo Pondidaha Kabupaten Konawe,†J. Tek. Sipil, vol. 3, no. 2, pp. 423–428, 2022.
T. Mulyono, Teknologi Beton. Yogyakarta: Andi Ofset, 2006.
F. Sulistiar, A. Yunianta, and M. Wantoro, “Penggunaan Pasir Pantai Sebagai Agregat Halus Dalam Pembuatan Beton Scc,†in PROSIDING : Seminar Nasional Teknik Sipil, 2024.
M. I. Gian, Perbandingan Penggunaan Pasir Galunggung Dan Pasir Cimalaka Terhadap Nilai Kuat Tekan Beton. Bandung: Universitas Komputer Indonesia., 2019.
A. S. Fudin and R. Ramadhani, “Evaluasi Kuat Tekan Beton Berbahan Pasir Sungai Konto Kabupaten Kediri Di Aplikasikan Untuk Balok Dan Kolom Rumah balok dan kolom rumah serta menganalisis kesesuaian hasil pengujian berdasarkan acuan,†no. Area III, pp. 1–11, 2000.
R. Rini, S. Hani, and D. Laia, “Analisis Eksperimental Penggunaan Pasir Laut Sorake dan Pasir Sungai Gomo pada Campuran Beton,†All Fields Sci. J. Liaison Acad. Sosiety, vol. 2, no. 2, pp. 413–418, 2022, doi: 10.58939/afosj-las.v2i2.272.
D. Patah and A. Dasar, “Pasir dan Kerikil Sungai Mappili sebagai material Lokal untuk Campuran Beton di Sulawesi Barat,†Bandar J. Civ. Eng., vol. 3, no. 2, pp. 9–14, 2021.
F. J. Asmara, S. Suhendra, and A. Dwiretnani, “Analisis Perbandingan Kuat Tekan dan Kuat Tarik Beton Yang Menggunakan Pasir Sungai Batang Asai Dan Pasir Sungai Batanghari,†J. Talent. Sipil, vol. 4, no. 1, p. 1, 2021, doi: 10.33087/talentasipil.v4i1.42.
M. B. Masgode and Imran, “Analisis Kuat Tekan Beton Normal Dengan Menggunakan Pasir Sungai Ulu Lapao-Pao,†J. DINTEK, vol. 14, no. 2, pp. 26–33, 2022.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta- Penulis menyerahkan hak cipta eksklusif atas karya mereka kepada jurnal.
- Jurnal memiliki wewenang penuh untuk mempublikasikan, mereproduksi, dan mendistribusikan karya tersebut.
- Opsi ini memberikan jurnal fleksibilitas yang lebih besar dalam mempromosikan dan melestarikan karya.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, tetapi memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut dengan syarat tertentu.
- Lisensi Creative Commons menawarkan berbagai jenis lisensi dengan tingkat restriksi yang berbeda-beda, seperti CC BY (Atribusi), CC BY-SA (Atribusi-ShareAlike), CC BY-NC (Atribusi-NonKomersial), dan sebagainya.
- Opsi ini memungkinkan distribusi yang lebih luas dari karya, terutama untuk tujuan non-komersial.