Analisa Kualitas Pasir Sungai Kalempang Terhadap Pengujian Kuat Tekan Dan Tarik Belah Beton
DOI:
https://doi.org/10.33387/sipilsains.v15i2.8640Abstrak
Di Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, pasir sungai Kalempang memiliki banyak sumber agregat. Karena mudah diakses dan dapat digunakan sebagai campuran beton, orang-orang di daerah ini sering menggunakan agregat pasir sungai untuk membangun rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat agregat halus Sungai Kalempang dan bagaimana penerapan agregat halus tersebut berdampak pada kekuatan tekan dan tarik belah beton. Metode eksperimental digunakan dalam penelitian ini. Ini dilakukan dari Maret hingga Mei 2024 di laboratorium struktur dan bahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat pasir sungai Kalempang memenuhi spesifikasi untuk digunakan sebagai pengganti agregat pasir sungai dalam campuran beton. Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa beton beton normal umur 7 hari rata-rata memiliki kekuatan tekan 16,99 Mpa, Hasil penelitian menunjukkan bahwa beton yang diuji pada tanggal 14 hari mencapai 19,63 MPa, pada tanggal 14 hari mencapai 18,12 MPa, pada tanggal 14 hari mencapai 18,12 MPa, dan pada tanggal 28 hari mencapai rata-rata 25,10 MPa. Pada variasi 50% pasir sungai kalempang pada tanggal 7 hari adalah rata-rata 15,57 MPa, pada tanggal 14 hari adalah rata-rata 18,12 MPa, dan pada tanggal 28 hari adalah rata-rata 23,59 MPa. Pada variasi 100% pasir 5,778 MPa
Unduhan
Referensi
Asmara, F. J., Suhendra, S., & Dwiretnani, A. (2021). Analisis Perbandingan Kuat Tekan dan Kuat Tarik Beton Yang Menggunakan Pasir Sungai Batang Asai Dan Pasir Sungai Batanghari. Jurnal Talenta Sipil, 4(1), 1. https://doi.org/10.33087/talentasipil.v4i1.42
Hadi, S. (2020). Analisis Jenis Pasir Terhadap Kuat Tekan Beton. Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil, 3(2), 146. https://doi.org/10.31602/jk.v3i2.4075
Koidah, N., & Setiawan, A. (2022). Analisis Penggunaan Pasir Pantai Paciran Sebagai Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton. DEARSIP : Journal of Architecture and Civil, 2(1), 8–17. https://doi.org/10.52166/dearsip.v2i1.3352
Masgode, M. B., & Imran. (2022). Analisis Kuat Tekan Beton Normal Dengan Menggunakan Pasir Sungai Ulu Lapao-Pao. Jurnal DINTEK, 14(2), 26–33. https://jurnal.ummu.ac.id/index.php/dintek/article/view/798/539
Oemiati, N., Arivai, M., & Efriansyah. (2022). Analisa Agregat Pasir Sungai Selangis, Sungai Kikim dan Sungai Ogan terhadap Kuat Tekan Beton Fc’24. Jurnal Teknik Sipil ITP, 9(1), 2. https://doi.org/10.21063/jts.2022.v901.02
Puspitasari, I. (2023). Kajian Perbandingan Kuat Tekan dan Berat Jenis Beton dengan Pasir Mundu dan Pasir Malang. RekaRacana: Jurnal Teknil Sipil, 9(2), 60. https://doi.org/10.26760/rekaracana.v9i2.60
Qomaruddin, M. (2018). Studi Komparasi Karakteristik Pasir Sungai Dikabupaten Jepara. Jurnal Ilmiah Teknosains, 4(1), 6–10. https://doi.org/10.26877/jitek.v4i1.2283
SNI 03:2491. (2002). SNI 03-2491-2002 Metode Pengujian Kuat Tarik Belah Beton. Badan Standar Nasional Indonesia, 14.
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta- Penulis menyerahkan hak cipta eksklusif atas karya mereka kepada jurnal.
- Jurnal memiliki wewenang penuh untuk mempublikasikan, mereproduksi, dan mendistribusikan karya tersebut.
- Opsi ini memberikan jurnal fleksibilitas yang lebih besar dalam mempromosikan dan melestarikan karya.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, tetapi memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut dengan syarat tertentu.
- Lisensi Creative Commons menawarkan berbagai jenis lisensi dengan tingkat restriksi yang berbeda-beda, seperti CC BY (Atribusi), CC BY-SA (Atribusi-ShareAlike), CC BY-NC (Atribusi-NonKomersial), dan sebagainya.
- Opsi ini memungkinkan distribusi yang lebih luas dari karya, terutama untuk tujuan non-komersial.