PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK BAN KARET DAN SUBTITUSI PASIR KUARSA TERHADAP KUAT TEKAN BETON
DOI:
https://doi.org/10.33387/sipilsains.v15i1.8663Abstrak
Abstrak: Di dunia konstruksi, beton sampai saat ini masih berperan penting sebagai material utama dalam pembangunan, hal ini dikarenakan banyak kelebihan dan kemudahan dalam pengerjaannya. Penggunaan limbah padat sebagai pengganti agregat pada beton beberapa tahun belakangan ini semakin meningkat, salah satu contoh limbah padat yaitu limbah ban karet. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh serbuk ban karet dan pasir kuarsa terhadap kuat tekan beton serta menentukan persentase perbandingan kuat tekan yang dihasilkan dari campuran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen di laboratorium struktur dan bahan Universitas Muhammadiyah Parepare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan beton normal adalah 25,19 MPa. Dengan variasi serbuk ban 0% dan pasir kuarsa 10%, kuat tekan meningkat menjadi 26,23 MPa. Namun, dengan penambahan serbuk ban sebesar 2,5%, 5%, dan 7,5% dengan pasir kuarsa 10%, kuat tekan berturut-turut menurun menjadi 25,38 MPa, 24,53 MPa, dan 23,31 MPa. Kesimpulannya, penggunaan serbuk ban pada variasi 5% dan 7,5% dengan pasir kuarsa 10% kurang efektif dalam meningkatkan kuat tekan beton.
Â
Kata kunci: Serbuk Ban, Pasir Kuarsa, Kuat Tekan
Unduhan
Referensi
S. N. Indonesia, SNI 2847:2013: Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional, 2012.
T. Mulyono, Teknologi Beton. Yogyakarta: Andi Ofset, 2006.
A. A. Amir, M. Mahmud, and A. Guntur, “Analisa Kuat Tekan Beton Menggunakan Pasir Sungai Sandang Muliasari Unaaha dan Kerikil Amonggedo Pondidaha Kabupaten Konawe,†J. Tek. Sipil, vol. 3, no. 2, pp. 423–428, 2022.
S. Amri, Teknologi Beton A -Z, Jakarta. Yayasan John Hi-Tech IDETAMA, 2005.
G. Nugroho, R. Faizah, and D. D. Handoko, “Pemanfaatan Serbuk Karet Terhadap Kuat Tekan dan Daya Redam Beton non Struktural,†Bull. Civ. Eng., vol. 2, no. 1, pp. 45–48, 2022.
S. Hani and B. Halimayus, “All Fields of Science J-LAS The effect of adding scrap tire pieces on the compressive strength of FC’ 20 mpa concrete,†AFoSJ-LAS, vol. 3, no. 3, pp. 8–14, 2023.
B. Syafputra and E. Kania Kurniawati, “Pengaruh Variasi Molaritas Pada Kuat Tekan Beton Geopolymer Fly Ash Dengan Agregat Halus Pasir Kuarsa,†SANTIKA is a Sci. J. Sci. Technol., vol. 10, no. 1, pp. 1–9, 2020.
A. Cakrawijaya, Rukmana, A. K. Hadi, S. Supardi, and A. Fadhil, “Pengaruh Subtitusi Pasir Silika sebagai Agregat Halus pada Sifat Mekanik Beton Mutu Tinggi,†J. Tek. Sipil MACCA, vol. 7, no. 3, pp. 222–228, 2022.
M. Ilham Akbar, “Pengaruh Pasir Kuarsa Sebagai Material Pengganti Semen Pada Campuran Beton Self Compacting (SCC) Terhadap Kuat Tekan dan Porositas Beton,†Rekayasa Tek. Sipil, vol. 1, no. 1/REKAT/18, 2017.
W. Wibowo, E. Safitri, and S. R. S. Putri, “Kajian Permeabilitas Dengan Tekanan 1 Kg/Cm2 Pada Beton Bubuk Reaktif Dengan Silica Fume 15% Dan Variasi Pasir Kuarsa,†Matriks Tek. Sipil, vol. 11, no. 3, p. 291, 2024.
M. F. Mufid Kusuma, R. Faizah, and G. Nugroho, “Pengaruh Penggantian Agregat Halus dengan Serbuk Ban Bekas pada Campuran Beton Terhadap Daya Redam Getaran,†Bull. Civ. Eng., vol. 1, no. 1, pp. 29–32, 2021.
D. H. Setiaji, S. Riyanto, and D. Novianto, “Pengaruh Limbah Ban Karet Sebagai Substitusi Pasir Terhadap Kuat Tekan Dan Modulus Elastisitas Beton,†J. JOS-MRK, vol. 2, no. 2, pp. 175–181, 2021.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta- Penulis menyerahkan hak cipta eksklusif atas karya mereka kepada jurnal.
- Jurnal memiliki wewenang penuh untuk mempublikasikan, mereproduksi, dan mendistribusikan karya tersebut.
- Opsi ini memberikan jurnal fleksibilitas yang lebih besar dalam mempromosikan dan melestarikan karya.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, tetapi memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut dengan syarat tertentu.
- Lisensi Creative Commons menawarkan berbagai jenis lisensi dengan tingkat restriksi yang berbeda-beda, seperti CC BY (Atribusi), CC BY-SA (Atribusi-ShareAlike), CC BY-NC (Atribusi-NonKomersial), dan sebagainya.
- Opsi ini memungkinkan distribusi yang lebih luas dari karya, terutama untuk tujuan non-komersial.