Biaya Operasional Sepeda Motor Modifikasi Angkutan Hasil Pertanian Di Sulawesi Selatan

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.33387/sipilsains.v15i1.8664

Abstrak

Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan-Indonesia  memiliki lahan persawahan yang luas, jaringan jalan yang belum terhubung, kondisi jalan yang rusak  yang sulit dilalui kendaraan,  berdampak pada kelancaran aktivitas pengangkutan hasil pertanian. Sehingga tidak sedikit masyarakat  melakukan inovasi dengan mengubah sepeda motor menjadi  moda angkutan hasil pertanian yang disebut motor tassi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel biaya operasional  kendaraan, harga motor dan biaya modifikasi sepeda motor tassi.  Menggunakan  metode kuantitatif deskriftif berdasarkan analisis biaya operasional kendaraan yang ditetapkan oleh Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK. 687/AJ206/DRJD/2002. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa biaya operasional kendaraan sepeda motor Tassi per kilometer berdasarkan merek kendaraan yang digunakan yaitu merek Honda dengan Biaya operasional kendaraan sebesar  Rp. 2.111,95/km, Yamaha Rp. 2.558,96/km, dan Suzuki  Rp. 2.458,88/km. Komponen sepeda motor yang dimodifikasi adalah suspensi depan dan belakang, rangka bodi, tangki bahan bakar, ban  dan velg serta komponen lainnya. 

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-03-04

Terbitan

Bagian

Articles