Biaya Operasional Sepeda Motor Modifikasi Angkutan Hasil Pertanian Di Sulawesi Selatan
Sari
Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan-Indonesia memiliki lahan persawahan yang luas, jaringan jalan yang belum terhubung, kondisi jalan yang rusak yang sulit dilalui kendaraan, berdampak pada kelancaran aktivitas pengangkutan hasil pertanian. Sehingga tidak sedikit masyarakat melakukan inovasi dengan mengubah sepeda motor menjadi moda angkutan hasil pertanian yang disebut motor tassi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel biaya operasional kendaraan, harga motor dan biaya modifikasi sepeda motor tassi. Menggunakan metode kuantitatif deskriftif berdasarkan analisis biaya operasional kendaraan yang ditetapkan oleh Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK. 687/AJ206/DRJD/2002. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa biaya operasional kendaraan sepeda motor Tassi per kilometer berdasarkan merek kendaraan yang digunakan yaitu merek Honda dengan Biaya operasional kendaraan sebesar Rp. 2.111,95/km, Yamaha Rp. 2.558,96/km, dan Suzuki Rp. 2.458,88/km. Komponen sepeda motor yang dimodifikasi adalah suspensi depan dan belakang, rangka bodi, tangki bahan bakar, ban dan velg serta komponen lainnya.Â
Teks Lengkap:
22-30DOI: https://doi.org/10.33387/sipilsains.v15i1.8664
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Editorial Office :
Fakultas Teknik. Universitas Khairun | Jl. Jusuf Abdulrahman Kotak Pos 53 Gambesi, Kota Ternate, IndonesiaÂ
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.