ESTIMASI BIAYA KONSEPTUAL KONSTRUKSI JEMBATAN DENGAN METODEPARAMETER
DOI:
https://doi.org/10.33387/sipilsains.v8i16.875Abstrak
Sebuah proyek konstruksi pada umumnya membutuhkan biaya yang cukup besar, oleh karenanya ketidaktepatan dalam melakukan estimasi biaya dapat mengakibatkan efisiensi proyek konstruksi menjadi terganggu yang pada gilirannya menjadi penyebab utama timbulnya kerugian dan hasil yang kurang optimal. Estimasi biaya konstruksi yang baik akan mendukung penyelesaian proyek konstruksi sesuai dengan anggaran yang direncanakan. Estimasi biaya awal yang dilakukan pada tahap konseptual dari suatu siklus proyek yang dikenal dengan estimasi biaya konseptual dapat didefinisikan sebagai estimasi biaya yang dilakukan berdasarkan konsep bangunan yang akan dibangun. Estimasi ini dapat dilakukan dengan menggunakan parameter-parameter fisik dari desain awal yang bersangkutan berdasarkan data histori dari proyek-proyek sejenis sebelumnya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dilakukan dengan pendekatan statistik berupa analisis regresi dari biaya konstruksi jembatan dengan parameter fisik dari bangunan jembatan, meliputi lebar jembatan, panjang bentang jembatan, luas oprit jembatan dan tipe struktur jembatan. Program komputer, Statistical Product and Service Solution (SPSS) dipakai untuk mendapatkan model persamaan regresi linier tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa panjang bentang jembatan berpengaruh secara secara signifikan terhadap biaya konstruksi jembatan dengan R2 sebesar 98,1%. Model estimasi dinyatakan dengan persamaan Y = 254.700.000 + 250.200.000X2, dimana Y = biaya konstruksi jembatan dan X2 = panjang bentang jembatan. Estimasi ini dapat diterapkan pada jembatan struktur beton dengan panjang bentang 10 sampai dengan 40 m.
Referensi
Ahadian, E.R., dkk, 2018, Model Estimasi Biaya Konstruksi Gedung Perkantoran Di Kota Ternate Dengan Metode Cost Significant Model, Jurnal SIPILsains Volume 8 Nomor 15 Maret 2018, hal 11-20
Christensen, Peter dan Dysert, Larry R., 2005, AACE International Recommended Practice No. 18R-97 Cost Estimate Classification System As Applied in Engineering, Procurement, and Construction for the Process Industries (TCM Framework: 7.3 – Cost Estimating and Budgeting), AACE, Inc.
Kesturi, L., 2012, Estimasi Biaya Tahap Konseptual Pada Konstruksi Gedung Perkantoran dengan Metode Artificial Neural Network. Skripsi Program Sarjana Universitas Indonesia, Jakarta.
Soemardi, W. Biemo, dkk, 2010, Studi Praktek Estimasi Biaya Tidak Langsung Pada Proyek Konstruksi, Konferensi Nasional Teknik Sipil 4, Denpasar.
Sudiarta, I. K., 2011, Estimasi Biaya Konseptual Konstruksi Gedung dengan Faktor Kapasitas Biaya, Tesis Program Pascasarjana Universitas Udayana, Denpasar.
Sugiyono, 2007, Statistika Untuk Penelitian, Alfabeta, Jakarta
Tonias, D.E., 1995, “ Bridge Engineering (Design, Rehabilitation, and Maintenance of Modern Highway Bridges)â€Â. Tata McGraw – Hill, Inc. New York.
Triwibowo, dkk, 2003, Buku Panduan Untuk Kontraktor Bangunan Gedung Dan Sipil, PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Vaza dkk, 2007, Bridge Construction Methods & Application Case, Konferensi Indonesia-Korea, Bandung.Dirdjojuwono, Roestanto W., 2003, Sistem Bangunan Pintar. Pustaka Wirausaha Muda.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta- Penulis menyerahkan hak cipta eksklusif atas karya mereka kepada jurnal.
- Jurnal memiliki wewenang penuh untuk mempublikasikan, mereproduksi, dan mendistribusikan karya tersebut.
- Opsi ini memberikan jurnal fleksibilitas yang lebih besar dalam mempromosikan dan melestarikan karya.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, tetapi memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut dengan syarat tertentu.
- Lisensi Creative Commons menawarkan berbagai jenis lisensi dengan tingkat restriksi yang berbeda-beda, seperti CC BY (Atribusi), CC BY-SA (Atribusi-ShareAlike), CC BY-NC (Atribusi-NonKomersial), dan sebagainya.
- Opsi ini memungkinkan distribusi yang lebih luas dari karya, terutama untuk tujuan non-komersial.