PENGARUH PERUBAHAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP KARAKTERISTIK ARUS LALU LINTAS DI JALAN RAYA BASTIONG KOTA TERNATE
DOI:
https://doi.org/10.33387/sipilsains.v10i2.2169Abstrak
Transportasi merupakan faktor penting dalam mendukung aktivitas manusia untuk mencapai suatu tujuan. Namun terdapat permasalahan dalam transportasi yang sering terjadi pada masyarakat perkotaan seperti perubahan pola tata guna lahan yang berimbas pada kondisi lalu lintas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tata guna lahan jalan terhadap karakteristik lalu lintas di Jalan Raya Bastiong Ternate. Metode penelitian yang digunakan untuk pengambilan data dalam penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan melakukan survei langsung ke lapangan, yaitu kondisi geometrik jalan, volume lalu lintas, dan kecepatan kendaraan. Sedangkan data sekunder meliputi dua yaitu Data Penduduk Kota Ternate ditahun 2019 dan Data Pertumbuhan Lalu Lintas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa volume arus lalu lintas maksimum yag terjadi di Jalan Raya Bastiong untuk semua jenis kendaraan (LV, HV, dan MC) yaitu pada hari selasa tanggal 19 Desember 2019 pukul 10.00 - pukul 11.00 WIT. Diantara 3 (tiga) segmen yang diteliti, nilai derajat kejenuhan (DS) tertinggi adalah 0.89 yang terdapat pada segmen 2,yang menunjukkan bahwa tingkat pelayanan jalan (LOS) segmen 2 termasuk kategori E (0,85–1,00) dimana volume lalulintas mendekati atau berada pada kapasitasnnya arus tidak stabil dengan kondisi yang sering berhenti. Hal ini disebabkan hambatan samping yang tinggi yaitu parkir di badan jalan sehingga terjadi penyempitan lebar badan jalan (kapasitas jalan berkurang) yang berdampak pada arus lalu lintas .Sementara segmen 1 dengan derajat kejenuhan (DS) 0.73 dan segmen 3 dengan DS = 0.68 termasuk kategori C (0,45 – 0,74) dimana mendkati arus yang tidak stabil. Dimana hamper seluruh pengemudi akan dibatasi(terganggu). Volume pelayanan berkaitan dengan kapasitas yang dapat ditolelir.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta- Penulis menyerahkan hak cipta eksklusif atas karya mereka kepada jurnal.
- Jurnal memiliki wewenang penuh untuk mempublikasikan, mereproduksi, dan mendistribusikan karya tersebut.
- Opsi ini memberikan jurnal fleksibilitas yang lebih besar dalam mempromosikan dan melestarikan karya.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, tetapi memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut dengan syarat tertentu.
- Lisensi Creative Commons menawarkan berbagai jenis lisensi dengan tingkat restriksi yang berbeda-beda, seperti CC BY (Atribusi), CC BY-SA (Atribusi-ShareAlike), CC BY-NC (Atribusi-NonKomersial), dan sebagainya.
- Opsi ini memungkinkan distribusi yang lebih luas dari karya, terutama untuk tujuan non-komersial.