EVALUASI KINERJIA GEDUNG BETON BERTULANG DENGAN METODE PUSHOVER (Studi Kasus Bangunan Gedung di Ternate)
DOI:
https://doi.org/10.33387/sipilsains.v9i17.952Abstrak
Gempa bumi menyebabkan kerusakan bangunan dan korban jiwa. Kota Ternate tercatat telah terjadi gempa bumi yang belum lama terjadi, yaitu pada 15 November 2014 berkekuatan 7,3 skala richter (SR), pada 25 Januari 2015 berkekuatan 5,4 SR, pada 8 Juni 2016 berkekuatan 6,6 SR dan masih banyak lagi gempa-gempa yang telah terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur analisis pushover untuk mengevaluasi kinerja struktur gedung dan untuk mengetahui pola keruntuhan struktur gedung setelah dianalisis dengan pushover. Penelitian ini menggunakan metode Static Pushover Analysis menggunakan aturan FEMA356, 2000. Penelitian menunjukan bahwa ada beberapa kesimpulan. Pertama, perpindahan hasil pushover maksimum ( max) arah XZ = 52,046 mm > target perpindahan ( t) = 42,874 mm. Kedua, max arah YZ = 10,693 mm < t =42,874 mm. Ketiga, evaluasi pada arah XZ masih dalam keadaan aman walaupun max > t, karena skema distribusi sendi-plastis tidak memperlihatkan komponen struktur melewati Immediate Occupany (IO), tapi ada kemungkinan terjadi balok kuat-kolom lemah apabila diperbesar step pembebanan, hal ini ditandai dengan adanya beberapa kolom yang duluan mencapai kinerja IO sebelum balok. Keempat, Kinerja komponen struktur arah YZ masih dalam keadaan aman karena max < t dan skema distribusi sendi-plastis tidak memperlihatkan komponen struktur yang melewati kinerja IO.Referensi
Utomo, Cipto. Dkk (2012), “Evaluasi Struktur dengan Pushover Analysis pada Gedung Kalibata Residences Jakartaâ€Â, Jurnal Karya Teknik Sipil Vol. 1 NO. 1, hal:1-10.
Nurhadi, Muhamad dan Budi, Agus Setiya (2014), “Evaluasi Kinerja Gaya Gempa Pada Struktur Gedung Bertingkat Dengan Anaisis Pushover Berdasarkan Pada Drift dan Displacement Menggunakan Software ETABS (Studi Kasus: Hotel di Wilayah Karanganyarâ€Â, Matriks Teknik Sipil Vol.2 No.2, hal:123-130
Khan, Jaweed Jilani., Prasad, Bellam Sivarama Krishna and Sekhar, Seshadri (2018), “Pushover Analysis of Symmetrical and Asymmetrical Build- ings With and Without Heavy Loadsâ€Â, International Journal of Engineering & Technology Vol. 7 No.3, pp:5-9.
Hassaballa, A E., et al (2014) â€ÂPushover Analysis of Existing 4 Storey RC Flat Slab Buildingâ€Â, International Journal of Sciences: Basic and Applied Research Vol. 16 No.2 pp:242-257
Chavan, Abhijeet., Shelar, Vaibhav (2017), “Pushover Analysis of High Rise Building and Outrigger System With or Without In-Filled Wallsâ€Â, International Research Journal of Engineering and Technology (IRJET) Vol. 4 No. 7 pp: 1439-1445
Muntafi, Yunalia (2012), “Evaluasi Kinerja Bangunan Gedung DPU Wilayah Kabupaten Wonogiri dengan Analisis Pushoverâ€Â, Simposium Nasional RAPI XI FT UMS hal: 68-75.
Mamesah, Hizkia Yehezkiel., Wallah, Steenie E., Windah, Reky Stenly (2014), “Analisis Pushover Pada Bangunan Dengan Soft First Storyâ€Â, Jurnal Sipil Statik Vol. 2 No. 4 hal: 214-224
Sultan, Mufti Amir., 2016, “Evaluasi Struktur Beton Bertulang Tahan Gempa Dengan Analisa Pushoverâ€Â, Jurnal Sipil Sains, Vol. 6, No. 11,
Mangoda, Novia Zulfasti., Sultan, Mufti Amir. dan Imran 2018, “Evaluasi Kinerja Struktur Beton Bertulang Tahan Gempa dengan Pushover Analysisâ€Â, Prosiding Seminar Keteknikan (SINTEK), hal:80-87
Rachman, Nissa Zahra., Purwanto, Edy., Suptiyadi, Agus (2014), “Analisis Kinerjia Struktur pada Gedung Bertingkat dengan Analisis Pushover Menggunakan Software ETABS (Studi Kasus : Bangunan Hotel di Semarang)â€Â, Matriks Teknik Sipil Vol. 2 No. 1, hal: 116-123.
Anonimus, 1983, Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung, Yayasan LPMB, Bandung.
Anonimus, 2012, Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung, SNI 1726:2012, Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.
Anonimus, 2013, Beban Minimum Untuk Perancangan Bagunan Gedung dan Struktur Lain, SNI 1727:2013, Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.
Anonimus, 2013, Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung, SNI 2847:2013, Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.
ASCE, 2000, FEMA 356 - Prestandard And Commentary For The Seismic Rehabilitation Of Building, Federal Emergency Management Agency, Washington, D.C.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Pemberitahuan Hak Cipta- Penulis menyerahkan hak cipta eksklusif atas karya mereka kepada jurnal.
- Jurnal memiliki wewenang penuh untuk mempublikasikan, mereproduksi, dan mendistribusikan karya tersebut.
- Opsi ini memberikan jurnal fleksibilitas yang lebih besar dalam mempromosikan dan melestarikan karya.
- Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka, tetapi memberikan izin kepada orang lain untuk menggunakan karya tersebut dengan syarat tertentu.
- Lisensi Creative Commons menawarkan berbagai jenis lisensi dengan tingkat restriksi yang berbeda-beda, seperti CC BY (Atribusi), CC BY-SA (Atribusi-ShareAlike), CC BY-NC (Atribusi-NonKomersial), dan sebagainya.
- Opsi ini memungkinkan distribusi yang lebih luas dari karya, terutama untuk tujuan non-komersial.