Minimalisme Digital dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa Kesehatan: Kajian Interdisipliner tentang Komunikasi Digital

Authors

  • Asriadi Politeknik Baubau, Baubau, Indonesia
  • Suryo Ediyono Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33387/tekstual.12051

Abstract

Prokrastinasi akademik menjadi persoalan penting bagi mahasiswa kesehatan karena tingginya tuntutan akademik dan intensitas komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan minimalisme digital dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa kesehatan dengan menempatkan minimalisme digital sebagai regulasi komunikasi digital. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan 96 responden mahasiswa tingkat akhir Jurusan Kesehatan Politeknik Baubau yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Likert dan dianalisis dengan regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan minimalisme digital mayoritas berada pada kategori tinggi (65,6%), sedangkan prokrastinasi akademik dominan pada kategori sedang (57,3%). Regresi menunjukkan hubungan negatif signifikan (Y = 24,085 - 0,559X; p < 0,001) dengan kontribusi 45,8%. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan notifikasi, aplikasi, dan interaksi digital untuk menjaga fokus akademik mahasiswa kesehatan tersebut.

Downloads

Published

2026-05-30

Issue

Section

Artikel