Mencegah Konflik: Sosialisasi Sebagai Alat Distribusi Kuasa dan Produksi Pengetahuan pada Tahap Pra-Pembangunan Objek Wisata

Authors

  • Retno Angraeni S Universitas Cenderawasih, Papua
  • Citra Buana Halil Universitas Khairun, Ternate

DOI:

https://doi.org/10.33387/tekstual.12451

Abstract

Pembangunan objek wisata kerap kali menjadi daya tarik tersendiri, untuk itu pemerintah melakukan langkah penting untuk terus memajukan sektor pariwisata. Memanfaatkan sektor ini demi mendapatkan keuntungan ekonomi bukanlah hal yang salah. Namun, mesti digaris bawahi bahwa pembangunan itu kerap kali menimbulkan sentimen yang berujung pada resistensi pihak-pihak yang tidak sepakat dengan kehadiran objek wisata itu. Melalui tulisan ini kami mencoba memberikan pemaparan mengenai pentingnya sosialisasi yang selama ini selalu menyertai sebuah proyek pembangunan, urgensi untuk mengkaji proses sosialisasi menggunakan analitis foucalt tentang kekuasan dan pengetahuan dirasa mampu memberikan pencerahan mengapa model sosialisasi konvensional yang selama ini harus diganti dengan model sosialisasi partisipasi yang menekankan kerjasama. Melalui tulisan ini dipaparkan bahwa untuk demi memuluskan jalan bagi rencana pembangunan, pemerintah atau pemilik kuasa tidak harus mengutamakan instrumen teknis tetapi harus ada penekanan lebih untuk memperoleh izin sosial dengan jalan melibatkan masyarakat sebagai agen yang berkontribusi secara aktif dalam pembangunan sebuah objek wisata. Pada akhirnya memberikan ruang sosialisasi yang baik mampu menguatkan relasi kerjasama keseluruhan pihak dan berakhir dengan munculnya konsep pariwisata berkelanjutan yang keuntungannya dapat dirasakan oleh semua pihak yang terlibat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Angraeni S, R., & Buana Halil, C. (2025). Mencegah Konflik: Sosialisasi Sebagai Alat Distribusi Kuasa dan Produksi Pengetahuan pada Tahap Pra-Pembangunan Objek Wisata. Tekstual, 23(2), 98–107. https://doi.org/10.33387/tekstual.12451