Pariwisata Inklusif Ramah Disabilitas: Studi Kasus Kota Ternate

Authors

  • Halida Nuria Universitas Khairun
  • Noor Fahmi Pramuji Universitas Khairun
  • Anastazia Niatri Wattimena Universitas Khairun

DOI:

https://doi.org/10.33387/tekstual.12493

Abstract

Pariwisata inklusif merupakan mandat global untuk menjamin kesetaraan akses, namun implementasinya di destinasi berkembang seringkali menghadapi tantangan kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pariwisata ramah disabilitas di Kota Ternate, Indonesia, sebuah kota dengan warisan sejarah yang kaya namun berada di luar jalur pariwisata utama. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan kunci (pemerintah, pengelola wisata, dan organisasi penyandang disabilitas) serta kuesioner terstruktur kepada penyandang disabilitas. Hasil penelitian mengungkapkan kondisi tingkat penerimaan dan keramahan sosial yang sangat tinggi terhadap penyandang disabilitas kontras secara tajam dengan eksklusi struktural yang rendah. Ini diakibatkan minimnya aksesibilitas fisik, ketiadaan transportasi inklusif, dan kesenjangan informasi. Meskipun penyandang disabilitas merasa aman dan diterima, partisipasinya secara mandiri dan bermartabat terhambat oleh lingkungan binaan yang tidak akomodatif. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan mengusulkan "paradoks inklusivitas" sebagai kerangka analitis baru untuk memahami dinamika pariwisata aksesibel pada konteks serupa. Secara aplikatif, temuan ini menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti bagi pemerintah kota untuk menjembatani kesenjangan antara modal sosial dan kesiapan infrastruktur.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-27

How to Cite

Nuria, H., Fahmi Pramuji, N., & Niatri Wattimena, A. (2026). Pariwisata Inklusif Ramah Disabilitas: Studi Kasus Kota Ternate. Tekstual, 24(1), 71–77. https://doi.org/10.33387/tekstual.12493