Morfem (Ma-) dalam Bahasa Ternate
DOI:
https://doi.org/10.33387/tekstual.v17i2.1795Abstract
Pernulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk morfem terikat {ma-} dalam bahasa Ternate, serta fungsi dan artinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data adalah teknik reduksi, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa morfem terikat {ma-} memiliki dua bentuk, yaitu awalan dan prolitika. Proses pembentukan morfem terikat {ma-} berarti melakukan kegiatan, mengekspresikan situasi, berarti kolektif, dan posesif. Proses morfem {ma-} dapat berfungsi sebagai kata kerja, kata benda, dan bentuk posesif. Proses morfem terikat {ma-} dapat mengalami perubahan, baik dari makna maupun fungsinya.
Kata kunci: bentuk, makna, fungsi, bahasa Ternate
Abstrrak
This research aims at describing and analyzing the forms of bound morpheme {ma-} in Ternate language, their function, and meaning. This research used qualitative descriptive method. Technique used in analyzing data are reduction technique, data presentation, and data verification. The result of the research indicated that bound morpheme {ma-} has two forms, namely prefixes and prolitic. The process of bound morpheme {ma-} formation means doing activities, expressing situation, means colective, and possessive. Bound morpheme {ma-} process can be function as verb, noum, and form possessive. Process of bound morpheme {ma-} can be undergo change, either from meaning or function.
Keywords : form, meaning, function, Ternate language.
References
Ismail, Dian Ariani. Skripsi 2007. Proses Morfologi Dalam Bahasa Tobelo Dan Bahasa Inggris (Study : Perbandingan). Ternate: Unkhair.
Keraf, Gorys. 1996. Linguistik Bandingan Historis. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Maricar, Farida dan Ety Duwila. 2017. Vitalitas Bahasa Ternate Di Pulau Ternate. Jurnal Etnohistori, Vol. IV. 136-151. (Online). https://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/etnohis/article/view/1003. Diakses 27 Maret 2019.
Ramlan, Muhammad. 2001. Morfologi, Suatu Tinjauan Deskriptif. Yogyakarta: C. V. “Karyonoâ€Â.
Ilmu Bahasa Indonesia, Sintaksis. Yogyakarta: C. V. “Karyonoâ€Â.
Yasiroh, Nasiatun. 2013. Proses Morfologis Bahasa Melayu Palembang. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta. (Online). http://eprints.uny.ac.id/22243/1/Nasiatun%20Yasiroh%2008210144022.pdf. Diakses 24 Maret 2019.
Yupita. 2011. Klitik Dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Universitas SanataDharma.(Online).http://repository.usd.ac.id/25495/2/064114003_Full%5B1%5D.pdf. Diakses 24 Maret 2019.
Zulaeha, Ida. 2010. Dialektologi, Dialek Geografi & Dialek Sosial. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah a yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan dari penulis dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan awal. publikasi di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.