Kesantunan Berbahasa Generasi Milenial pada Media Sosial di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.33387/tekstual.v20i2.5569Abstract
This research aims to understand the millennial generation's language politeness on social media in the digital era. It shows that politeness, courtesy, ethics are procedures, customs, or habits that apply in society. Unity is a rule of behavior that is determined and mutually agreed upon by certain communities which makes unity is at the same time a prerequisite that is mutually agreed by social behavior. The results of this resarch are: (1) The millennial generation needs to pay attention to the importance of politeness in language conveyed on social media. (2) The younger generation needs to consider and choose wisely on the the utterance or speech delivered on social media.
Downloads
References
Chaer, Abdul dan Agustina Leonia. 2004. Sosiolingustik. Perkenalan Awal. Jakarta: Rieneka Cipta
Fhitri, Widya dan Yalmiadi. 2018. Kesantunan dalam Pesan Singkat Mahasiwa kepada Dosen, Jurnal Gramatika. Vol, No 4NO 2:241-261
Pratama, Ikke Dewi. 2017. Bahasa Komplain di media Sosial Twiter. Transformatika. Vol 1 No.1:35-56
Leech, Geofrey. 1993. Prinsip-Prinsip Pragmatik. Jakarta: Universitas Indonesia
Musclich, Mansur. 2006. Kesantunan Berbahasa. Malang: IniversitasNegeri Malang
Rahardi, Kunjana. 2005. Pagmatik Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga
Wijaya, I Dewa Putu dan Mhammmad Rohmadi. 2009. Analisis Wacaana Pragmatik: Kajian Teoridan Analisis Wacana Pragmatik. Surakarta : Kajian Toridan Analsisi
Downloads
Published
Issue
Section
License
- Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah a yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan dari penulis dan publikasi awal dalam jurnal ini.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan awal. publikasi di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.