STUDI KUAT TEKAN BETON BERAGREGAT KASAR BATU KAPUR SANGOWO DENGAN VARIASI FAS

Isi Artikel Utama

Walid Mododok
Fitro Darwis
Mufti Amir Sultan

Abstrak

Abstrak

Pulau Morotai memiliki potensi sumber agregat yang beragam, salah satunya adalah Batu Kapur yang berasal dari Desa Sangowo yang sering dimanfaatkan untuk pekerjaan konstruksi. Pemanfaatan batu kapur atau sejenisnya telah banyak diteliti antara lain :penggunaan batu kapur sebagai kricak atau agregat kasar dari wilayah Grobogan, Purwodadi dan Blora di mana bata kapur tersebut cukup baik digunakan pada campuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan Batu Kapur yang berasal dari Desa Sangowo terhadap kuat tekan beton. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan variasi fas 0,45; 0,50; 0,55; 0,60 dan 0,65 dengan jumlah benda uji 30 buah. Agregat halus berasal dari quarry Kalumata Kota Ternate dan agregat kasar dari Desa Sangowo Kabupaten Pulau Morotai.  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan variasi FAS pada agregat kasar limestone Sangowo mempunyai kekuatan maksimum pada FAS 0,5 yaitu sebesar 6,76 MPa. Kuat tekan pada saat 100% agregat kasar lime stone Sangowo mengindikasikan bahwa agregat ini tidak direkomendasikan untuk digunakan pada elemen struktural

 

Kata kunciâ€â€BatuKapur, KuatTekan, Sangowo

Rincian Artikel

Bagian
Artikel

Referensi

DAFTAR PUSTAKA

Darren, J. J., Gunaran, D., Hendry, H., & Budirahardjo, E. K. (2016). Pengaruh Penambahan Gabungan Batu Kapur Dan Kapur Padam Pada Campuran Beton K-300. Jurnal Teknik Dan Ilmu Komputer, 5(18), 141–148.

Hartono, H. (2013). Studi Kuat Tekan Beton Dengan Agregat Kasar Dari Batu Kapur. Gema Teknologi, 17(3), 139–143. https://doi.org/10.14710/gt.v17i3.8931

Pangaribuan, M. R., & Nasir, N. (2015). Penggunaan Batu Karang , Tanah Sebagai Pengganti Agregat Dalam Pembuatan Beton K-175. Prosiding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur &Teknik Sipil), 6, T33–T47.

Rochmah, N. (2016). Pemanfaatan Batu Kapur Di Daerah Sampang Madura Sebagai Bahan Pengganti Agregat Kasar Pada Campuran Beton. Jurnal Hasil Penelitian, 1(2), 217–226.

SNI 03-1974. (1990). Metode Pengujian Kuat Tekan Beton. In Badan Standardisasi Nasional Indonesia.

SNI 03-2834. (2000). Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal. Badan Standardisasi Nasional, pp. 1–34.

Sultan, M. A., & Yudasaputra, M. T. (2017). Pengaruh Tekanan Pada Pembuatan Bata Semen. Prosiding Simposium II – UNIID 2017, (1), 360–364.