Pengukuran Tingkat Stres Mahasiswa Yang Belum Dan Sudah Bekerja:Sebuah Studi Deskriptif

Penulis

  • Mohbir Umasug Universitas Terbuka
  • irfandi Buamonabot Politeknik Sains dan Teknologi Wiratama Maluku Utara
  • Anfas Anfas Politeknik Sains dan Teknologi Wiratama Maluku Utara

DOI:

https://doi.org/10.33387/jms.v3i1.6690

Kata Kunci:

Stres, Mahasiswa, Universitas Terbuka, Studi Deskriptif.

Abstrak

Pertanyaan yang diajukan dalampenelitian ini menguji bagaimana pola stres antara mahasiswayang belum dan sudah bekerja pada UPBJJ-UT Ternate? Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui pola stres antara mahasiswa yang belum dan sudah bekerja pada UPBJJ-UT Ternate.Responden yangdikumpulkan dalam penelitian ini adalah mahasiswa UPBJJ UT Ternate yangbelum dan sudah bekerja. Sebanyak 125 responden dikumpulkan dari survei. Analisis datadilakukan dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian dan kesimpulan menunjukkan bahwa pola stresuntuk mahasiswa yang belum dan sudah bekerja pada bagian A (berhubungan dengan ujian) padatingkat rendah. Pola stres untuk mahasiswa yang belum dan sudah bekerja pada bagian B(pertemuan kelas untuk membahas tugas) pada tingkat rendah. Pola stres untukmahasiswa yangbelum dan sudah bekerja pada bagian C (proses belajar mengajar) pada tingkat tinggi. Pola stresuntuk mahasiswa yang sudah bekerja pada bagian D (mahasiswa yang kuliah sambil bekerja) padatingkat rendah.

Biografi Penulis

Mohbir Umasug, Universitas Terbuka

Universitas Terbuka

irfandi Buamonabot, Politeknik Sains dan Teknologi Wiratama Maluku Utara

Politeknik Sains dan Teknologi Wiratama Maluku Utara

Anfas Anfas, Politeknik Sains dan Teknologi Wiratama Maluku Utara

Politeknik Sains dan Teknologi Wiratama Maluku Utara

Referensi

Abbey, A., Dunkel-Schetter, C. & Brickman,P. (1983). Handling the stress oflooking for a job in law school: therelationship between intrinsicmotivation, internal attributes, relationswith others, and happiness. Basicand Applied Social Psychology 4:263-278.

Agoes, A. dkk (2003).Teori dan ManajemenStres (Kontemporer dan Islam).Malang: Taroda.

Baum, A. & Gatchel, J. (1981). Cognitivedeterminants of reaction touncontrollable events: development ofreactance and learned helplessness.Journal of Personality and SocialPsychology40: 1078-1089.

Brown, R.D., Bond, S., Gerndt, J.,Krager, L., Krantz, B., Lukin, M.,& Prentice, D. (1986) Stress onCampus: An InteractionalPerspective. Research in HigherEducation, Vol. 24, No. 1, pp. 97-112.

Chandratika, D., & Purnawati, D. 2013.Gangguan Cemas pada MahasiswaSemester I dan VII Program StudiPendidikan Dokter FakultasKedokteran Universitas Udayana,Skripsi Tidak Dipublikasi

Cohen, S., Kamarck, T. & Hermelstein, R.(1983). A global measure of perceivedstress.Journal of Health and SocialBehavior24: 385-396.

Cooper, D. R., & Schlinder. P. S. 2008. Bussiness Research Methods,10thedition. Mc Graw. New York.

Dembroski, T.H. & MacDougall, J.M. (1978). Stress effects on affiliation preference among subjects possessing the TypeA coronary prone behavior pattern.Journal of Personality and SocialPsychology36: 23-33.

Flagel, C.D., Best, L.A., & Hunter, A.C(2007)Perceptions of Stress AmongStudents Participating in PsychologyResearch: A Canadian Survey.Journal of Empirical Research onHuman Research Ethics: AnInternational Journal, Vol. 2, No. 3,pp. 61-67.

Friedman, L. (1981). How affiliation affectsstress in fear and anxiety situations.Journal of Personality and SocialPsychology40: 1102-1117.

Gunawati, R. (2005). Hubungan antaraEfektivitas Komunikasi Mahasiswa-Dosen Pembimbing Utama Skripsidengan Stres dalam MenyusunSkripsi pada Mahasiswa ProgramStudi Psikologi Fakultas KedokteranUniversitas Diponegoro. Skripsi TidakDipublikasikan

Hair, J. F. Jr., William, C. B., Banin, B. J., &Anderson, R. E. 2010.Multivariate DataAnalysis. 7th edition. Upper Saddle River-Prentice Hall. New Jersey.

Hawari, D. (2001).Manajemen Stres cemasdan Depresi.Jakarta: Balai PenerbitFKUI.

Ivanchevich, J. M., Konopaske, R., &Matteson, M. T. 2008.OrganizationalBehavior and Management. 8 edition. McGraw-hill. New York.

Jogiyanto, H.M. (2010).Metodologi penelitianBisnis: salah kaprah danpengalaman-pengalaman.Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta, Edisipertama, Cetakan ketiga.

Jogiyanto, H.M. (2008). Pedoman surveikuesioner: mengembangkankuesioner, mengatasi bias danmeningkatkan respon. Yogyakarta:BPFE-Yogyakarta, Edisi pertama,Cetakan pertama.

Lazarus, R.S. & Delongis, A. (1983).Psychological stress and coping in Th aging. American Psychologist 38:245-254.

Merdeka.com

Potter & Perry. (2005). Fundamental OfNursing: Concept, Process, &Practice(Asih, Y. et. All, PenerjemahI.Jakarta: EGC

Rasmun. (2004).Stres, Koping dan Adaptasi.Jakarta: Sagung Seto Rice, P.L. (1992). Stress & Health(2ed).California, DC; Mc Graw-Hill.

Robbins, S.P. & Judge, T.A., (2008),Perilakuorganisasi.Jakarta: Empat Salemba,buku 2

Sekaran, Uma. (2006)Research Methods forbusiness, Metodologi Penelitian untuk Bisnis. Jakarta: SalembaEmpat, buku 1 edisi 4.

Sekaran, Uma. (2006)Research Methods forBusiness, Metodologi Penelitian untukBisnis.Jakarta: Salemba Empat, buku2 edisi 4.

Shirom, A. (1986). Student Stress.HigherEducation,Vol. 15, No. 6, pp. 667-676.

Sulistiawati. (2005). Konsep DasarKeperawatan Kesehatan Jiwa.Jakarta: EGC

Ubaidillah, A. (2013).Hubungan antarakesejahteraan psikologis danpenyesuaian diri terhadap stressakademik mahasiswa baru fakultaspsikologi Universitas Islam NegeriMaulana Malik Ibrahim Malang TahunAkademik 2013. http://psikologi.uin-malang.ac.id/publication (diakses 18Febuari 2015)

Yosep, I. (2007).Keperawatan Jiwa.Cetakan1. Bandung: PT. Refika Aditama.

Diterbitkan

2015-06-23