Kajian Penyusunan Masterplant Pengembangan Hulu – Hilir Produk Turunan Cengkeh Varietas Afo Maluku Utara

Abdul Syukur Lumbessy

Sari


Cloves are one of the superior commodities of North Maluku Province, afo cloves are local varieties with the best quality. Currently we do not know how many afo varieties of cloves are spread throughout the North Maluku region, so it is necessary to study the preparation of this masterplant document as a basis and guide in the stages of identifying these local varieties. The method used is Motede Hayami, which can calculate added value by combining the value-added method for processing and added value for marketing, so it is easy to know the conversion factor, labor coefficient, product value, added value, added value ratio, labor reward, other input contributions, and the level of profit and margin. From the results of the study, it is necessary to improve and strengthen the upstream-downstream activities of clove crops. This is done in order to: (1) Increase production, productivity, and quality of clove commodities (2) Increase post-harvest activities and quality of clove products; (3) Increase processing activities and added value of clove products; (4) Increase marketing networks for clove commodities (5) Increase the income of clove commodity business actors and their derivative products; (6).

Keywords: Clove, Afo, Afo Clove Masterplent.

 


Teks Lengkap:

PDF 76-86

Referensi


AAK. 2014. Petunjuk Bercocok Tanam Cengkeh. Kanisius Yogyakarta.

Amal, M. Adnan. 2010. Kepulauan rempah-rempah perjalanan sejarah Maluku utara 1250 – 1950. KPG (kepustakaan gramedia ). Jakarta

Arintadisastra, Soemitro dan Isran Noor. 2012. Membangun Pertanian .PERHIPTANI. Jakarta.

Badan Agribisnis. 1998. Rencana Induk (Master Plan) Badan Agribisnis Dalam Repelita VII. Badan Agribisnis, Departemen Pertanian. Jakarta.

Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Utara.2023. Maluku Utara Dalam Angka 2022. Ternate.

Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Utara.2023. Sensus Pertanian 2022 : Hasil Pencacahan Lengkap. Ternate

Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Utara.2022. Karakteristik Sosial Ekonomi Rumah Tangga Pertanian: Analisis Survei Pendapatan Petani 2021. Ternate.

Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Utara.2023. Potensi Pembangunan Pertanian Maluku Utara : Analisis Analisis Sensus Pertanian 2022. Ternate.

Bank Indonesia. 2020. Kajian Ekonomi Regional Provinsi Maluku Utara Triwulan I 2020. Ternate.

Balittro. 1997. Monograf Tanaman Cengkeh. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. Bogor.

Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara. 2019-2023. Statistik Perkebunan Maluku Utara . Ternate.

Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara. 2022. Rencana Strategis Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara 2019-2023. Ternate.

Direktorat Jenderal Penataan Ruang. 2002. Pedoman Pengelolaan Ruang Kawasan Sentra Produksi Pangan Nasional Dan Daerah. Kementerian Pemukiman dan Prasarana Wilayah www.penataanruang.net/taru/nspm/6.pdf

Direktorat Jenderal Perkebunan. 2015. Pedoman Teknis Penyusunan Masterplan Pengembangan Kawasan Perkebunan. Jakarta.

Irianto Gatot. 2014. Menuju Indonesia Berdaulat Pangan Kumpulan Pemikiran Dirjen Pra Sarana da Sarana Kementerian Pertanian RI.PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. 2011. Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011 – 2015. Cetakan1. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Jakarta.

Kementerian Pertanian. 2018. Rencana Strategis Kementerian Pertanian 2018 – 2021. Kementerian Pertanian, Republik Indonesia. Jakarta.

Kementerian Pertanian. 2013. Strategi Induk Pembangunan Pertanian 2013 - 2045. Kementerian Pertanian, Republik Indonesia. Jakarta.

Kementerian Pertanian.2015. Rencana Strategis Kementerian Pertanian 2015-2019. Jakarta.

Porter, M. E. 1990. The Competitive Advantage of Nations. Free Press. New York

__________. 1993. Keunggulan Bersaing : Menciptakan dan Mempertahankan Kinerja Unggul. (Edisi Indonesia). Penerbit Erlangga. Jakarta.

__________. 1996. Competitive Advantage, Agglomeration Economies and Regional Policy. International Regional Science Review, 19, 85-90.

__________. 1998. “Clusters and the New Economics of Competition”. Harvard Business Review: 77-90.

__________. dan S. Stern. 1999. The Challenge to America’s Prosperity : Findings from the Innovation Index. Council of Competitivenss. Washington, D.C.

__________. 2000. “Location, Competition, and Economic Development: Local Clusters in a Global Economy”. Economic Development Quarterly 14 (1): 15-34.

__________. 2003. “The Economic Performance of Regions”. Regional Studies 37 (6/7): 549-578.

__________. 2007. Strategi Bersaing, Teknik Menganalisis Industri dan Pesaing (Edisi Indonesia). Karisma Publishing Group. Tangerang.

Puthut EA dkk. 2013. Ekspedisi Cengkeh. Ininnawa dan Layar Nusa. Makasar.

Rahayu, Iman, Titik sudaryani dan Hari Santosa. 2013. Panduan Lengkap Ayam. Penebar Swadaya. Jakarta.

Rosenfeld, S.A. 2002. “Creating Smart Systems : A guide to cluster strategies in less fAfoured regions”, Regional Technology Strategies, North Carolina.

Syahyuti. 2007. Kebijakan Pengembangan Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Sebagai Kelembagaan Ekonomi Di Perdesaan. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian. Volume 5 No. 1, Maret 2007: 15-35.

Said, E. Gumbira dan A. Harizt Intan. 2001. Manajemen Agribinis. Ghalia Indonesia. Bogor.

Suwahyono, Untung. 2013. Membuat Bio Pestisida. Penebar Swadaya. Jakarta.

Semangun, Haryono dan Ferry Karwur. 2014. Cengkeh Sejarah, Budidaya dan Industri. Indesso. Jakarta.

Setiawan, Budi Susilo dan Tim penulis ETOSA IPB. 2014. Membuat Pupuk Kandang Secara Cepat. Penebar Swadaya. Jakarta.

Setiyanto, A. 2010.Konsepsi Model Pembangunan Ekonomi Wilayah Daerah Perbatasan Perbatasan Negara.Rountable Discussion. Lembaga Pertahanan Nasional 4 Desember 2010. Lembaga Pertananan Nasional. Jakarta.

Setiyanto, Adi et al. 2014. Metode Analisis Perencanaan Kawasan. Lumintu. Jakarta.

Setiyanto, A., B. Irawan dan B. Prasetyo. 2011. Analisis Penentuan Komoditas Unggulan danWilayah Sentra Pengembangannya Dalam Rangka Perencanaan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Sentra Produksi Komoditas Unggulan Pertanian. Kumpulan Materi Sosialisasi Perencanaan Pembangunan Pertanian 2011. Biro Perencanaan, Sekretariat Jenderal Kementrian Pertanian. Jakarta

Setiyanto, A., R. S. Rivai, J. Situmorang, M. Azis, Y.S. Saputra dan J. Triyono. 2012. Kajian Pengembangan Komoditas Strategis Berbasis Kawasan. Laporan Penelitian. Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian. Bogor.

Siregar, M., A. Setiyanto, Y. Supriyatna dan E. Ariningsih. 2003. Analisis Penentuan Komoditas Unggulan dan Wilayah Sentra Pengembangannya. Laporan Hasil Penelitian. Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor.

Solahuddin, Soleh. 2009. Pertanian Harapan Masa depan. IPB Press. Bogor.

Sukino, 2013. Membangun Pertanian dengan Pemberdayaan Masyarakat Tani Terobosan Menanggulangi Kemiskinan. Pustaka Baru Press. Yogyakarta.

Suwarto et al. 2014. Top 15 Tanaman Perkebunan. Penebar Swadaya. Jakarta.

Triastuti, Indah. 2015. Model Ekowisata Dalam Perspektif Hukum Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya (Hukum Lingkungan). UIKA Press. Bogor.

Trubus, 2013. Kiat Tingkatkan Produksi Padi. PT Trubus Swadaya, Jakarta

Uphoff, Norman THomas. 1986. Local Institution Development: An Analitycal Sourcebook With Cases. Kumarian Press.

Berdasarkan Ketersediaan Tenaga Kerja dan Aksesibilitas.Biro Perencanaan Pertanian. Departemen Pertanian RI. Denpasar-Bali. 28 Agustus – 2 September 1995.

__________. 1996. Pengembangan Agroecological Zones dalam Perspektif Perencanaan dan Pengembangan Wilayah.Paper Disampaikan Pada Pelatihan Apresiasi Metodologi Delinilasi Agroecological Zones.Bogor, 8 – 17 Januari 1996.

__________. 1997. Pedoman Analisis Pewilayahan Komoditas Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

[BALITTRO] Badan Penelitian Tanaman Rempah dan Obat. 2021. Cengkeh komposit zanzibar Karo. Balittro, Litbang pertanian.go.id. Dikunjungi 25 Desember 2021.

[[BPS] Badan Pusat Statistik Kota Ternate. 2021. Kota ternate dalam Angka. https://ternatekota.bps.go.id/publication/2017/08/11/8bfecfebe1424abba3ec4ffb/kota-ternate-dalam-angka-2017.html. Dikunjungi 14 Januari 2019

Brahmam P, Sunita K, Babu BH. 2018. Phytochemical investigation of plants Limonia acidissima (L.) and Pergularia daemia (L.) from Prakasam district, Andhra Pradesh, India. Europ J Biomed Pharm Sci. 5 (5) : 977-983.

Bursatriannyo. 2015. Cengkeh varietas afo. Pusat penelitian dan pengembangan perkebunan. http://perkebunan.litbang.pertanian.go.id/?p=6089.

(dikunjungi, 2 Agustus 2023)

Bursatriannyo. 2017. Zanzibar gorontalo. Pusat penelitian dan pengembangan perkebunan. http://perkebunan.litbang.pertanian.go.id/?p=674 3 46

(dikunjungi 25 December 2017)

Chikezie PC, Ibegbulem CO, Mbagwu FN. 2015. Bioactive principles from medicinal plants. Res J Phytochem. 9(3): 88-115.

Goel D, Goel R, Singh V, Ali M, Mallavarapu GR, Kumar S. 2007. Composition of the essential oil from the root of Artemisia annua. J Nat Med. 61:458–461

Guo C, Ma L, Yuan S, Wang R. 2017. Morphological, physiological and anatomical traits of plant functional types in temperate grasslands along a large-scale aridity gradient in northeastern China. Sci report. 1-10.

Kamaraj C, Balasubramani G, Siva C, Raja M, Balasubramanian V, Raja RK, Tamilselvan S, Giovanni B, Perumal P. 2017. Ag Nanoparticles synthesized using b-caryophyllene isolated from Murraya koenigii: Antimalarial (Plasmodium falciparum 3D7) and anticancer activity (A549 and HeLa cell Lines). J Clust Sci. DOI 10.1007/s10876-017-1180-6.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.