Studi Literatur: Konsep Kurikulum Merdeka pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.33387/cahayapd.v5i1.6043Abstrak
Kurikulum merupakan ruh dalam penyelenggaraan proses pembelajaran di satuan pendidikan, sehingga adalah hal yang wajar jika terus terjadi perbaikan dan tranformasi pada sebuah kurikulum. Saat ini, kurikulum merdeka dicetuskan sebagai bagian solusi untuk memperbaiki pengajaran dan pembelajaran di Indonesia. Kurikulum merdeka ini erat kaitannya dengan konsep merdeka belajar yang memberikan keluwesan belajar pada peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk membahas bagaimana konsep kurikulum merdeka, khususnya di jenjang PAUD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi kepustakaan digunakan untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konsep kurikulum merdeka memungkinkan peserta didik menjadi pusat pembelajaran yang berkesempatan untuk mengeksplor lingkungan di sekitarnya dengan tuntunan seorang pendidik. Pembelajaran berbasis proyek merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat mendukung konsep “merdeka belajar†pada peserta didik. Pofil pelajar pancasila juga menjadi inovasi dalam kurikulum merdeka, mencakup 6 dimensi. Penilaian dan hasil belajar pada kurikulum merdeka mengacu pada standar acuan Standar Nasional Pendidikan yang kemudian disebut sebagai capaian pembelajaran, mencakup nilai-nilai agama dan karakter, identitas diri atau jati diri, serta dasar-dasar literasi dan STEAM (sains, teknologi, teknik, seni dan matematika).Referensi
Aghnaita, Aghnaita, Norhikmah Norhikmah, Nur Aida, and Rabi’ah Rabi’ah. 2022. “Rekonstruksi Pembelajaran Bagi Anak Usia Dini Melalui Konsep ‘Jati Diri.’†Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 6 (4): 3253–66. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2071.
Angga, Cucu Suryana, Ima Nurwahidah, Asep Herry Hernawan, and Prihantini. 2022. “Komparasi Implementasi Kurikulum 2013 Dan Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar.†Jurnal Basicedu 6 (4): 5877–89. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1230.
Efrina Rizkiya Wahono, idris, agung W. (2021). Sejarah dan Budaya : Sejarah, Budaya Dan Pengajarannya, 344–354. https://doi.org/10.17977/um020v13i22019p
Fadillah, Chairun Nisa, and Hibana. 2022. “Analisis Kurikulum Merdeka Belajar Mandiri Dalam Satuan Pendidikan Anak Usia Dini†8 (2): 120–37.
Jannah, Mumayzizah Miftahul, and Harun Rasyid. 2023. “Kurikulum Merdeka: Persepsi Guru Pendidikan Anak Usia Dini.†Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 7 (1): 197–210. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3800.
Kemdikbud. 2022. “Buku Saku Kurikulum Merdeka; Tanya Jawab.†Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, 1–50.
Khoirurrijal, Fadriati, Sofia, Anisa Dwi Makrufi, Sunaryo Gandi, Abdul Muin, Tajeri, Ali Fakhrudin, Hamdani, and Suprapno. 2022. Pengembangan Kurikulum Merdeka. Ke-1. Malang: CV. Literasi Nusantara Abadi.
Ngaisah, Nur Cahyati, Munawarah, and Reza Aulia. 2023. “Perkembangan Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Kurikulum Merdeka Pada Pendidikan Anak Usia Dini†9: 1–25.
Nugraha, Ali, Rudianto, Dadang Sukirman, and Supriyani Burhanuddin. 2021. “Kurikulum Belajar TK,†470.
Prameswari, Titania Widya. 2020. “Merdeka Belajar : Sebuah Konsep Pembelajaran Anak Usia Dini Menuju Indonesia Emas 2045.†Prosding Seminar Nasional Penalaran Dan Penelitian Nusantara 1: 76–86.
Prianti, Dkk. 2022. “Analisis Kurikulum Merdeka Dan Platform Merdeka Belajar Untuk Mewujudkan Pendidikan Yang Berkualitas.†Jurnal Penjaminan Mutu 8: 238–44.
Rahmah, Hafsah Dzata, Lubabul Ummah, Siti Aulia Fauzia, Suci Rahmadani, and Latipah Hasanah. 2022. “Studi Literatur Perbandingan Pembelajaran Pancasila Dalam Kurikulum 2013 Dan Kurikulum Merdeka Di PAUD.†Jurnal Pelita PAUD 7 (1): 179–89. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v7i1.2516.
Retnaningsih, Lina Eka, and Ummu Khairiyah. 2022. “Kurikulum Merdeka Pada Pendidikan Anak Usia Dini.†Jurnal Program Studi PGRA 8 (1): 143–58.
Rizka, S. M., Rosita, D., & Safhida, M. (2021). Science, Technology, Engineering, Art and Mathematic (STEAM). 15(2), 65–72.
Safithri, Resdiana, Syaiful Syaiful, and Nizlel Huda. 2021. “Pengaruh Penerapan Problem Based Learning (PBL) Dan Project Based Learning (PjBL) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Berdasarkan Self Efficacy Siswa.†Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika 5 (1): 335–46. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i1.539.
Sibagariang, Dahlia, Hotmaulina Sihotang, and Erni Murniarti. 2021. “Peran Guru Penggerak Dalam Pendidikan Merdeka Belajar Di Indonesia.†Jurnal Dinamika Pendidikan 14 (2): 88–99. http://ejournal.uki.ac.id/index.php/jdpDOI:https://doi.org/10.51212/jdp.v14i2.53.
Suhelayanti, dkk. (2020). Manajemen Pendidikan. Yayasan Kita Menulis.
Suwandi, Sarwiji. 2020. “Implementasi Pembelajaran Abad Ke-21 Dan Tantangannya Untuk Berperan Dalam Masyarakat 5.0.†Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas PGRI 15 (1): 1–15.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
COPYRIGHT NOTICE
Cahaya Paud is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:
Cahaya Paud is licensed under a Lisensi Creative Common Atribusi 4.0 International. This permits anyone to:
- Share - copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution- You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions - You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.






