Pengaruh Permainan Tradisional Boy-Boyan (New Modification) Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Berdasarkan Gender
DOI:
https://doi.org/10.33387/cahayapd.v8i1.8332Kata Kunci:
Koordinasi Gerak Tubuh, Permainan Boy-Boyan, Motorik AnakAbstrak
Penelitian tindakan kelas ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik kasar, khususnya pada koordinasi gerak tubuh anak, yang disebabkan oleh kurangnya alat permainan edukatif dan permainan yang masih monoton, khususnya permainan tradisional di TK Aisyah Tasikmalaya. Teknik yang dilakukan peneliti adalah melalui permainan boy-boyan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan boy-boyan terhadap perkembangan motorik kasar, khususnya koordinasi gerak tubuh anak laki-laki dan anak perempuan usia 5–6 tahun. Adapun subjek dalam penelitian ini berjumlah 14 orang, terdiri atas 7 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Berdasarkan hasil penelitian, kondisi awal (pra-siklus) pada anak laki-laki untuk kategori berkembang sangat baik (BSB) sebesar 14% mengalami peningkatan menjadi 86% pada siklus II. Sedangkan pada anak perempuan mengalami peningkatan signifikan dari 14% pada siklus I menjadi 86% pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa tindakan melalui permainan boy-boyan dapat mempengaruhi kemampuan motorik kasar anak laki-laki maupun perempuan di SPS TAAM Syifaurrahman Tasikmalaya.Referensi
Afrina, R., & Yulsyofriend. (2020). Pengaruh permainan boy-boyan terhadap perkembangan sosial anak usia dini, 4(3), 3294–3304.
Azmi, K., Hadi, S. A., & Jakrah. (2022). Efek permainan tradisional dalam mengoptimalkan kemampuan motorik kasar pada anak usia dini. Jurnal Studi Islam dan Ilmu Pendidikan, 10(1), 1–6. https://ojs.kopertais14.or.id/index.php/almahsuni/article/view/81/122
Baan, A. B., Rejeki, H. S., & Nurhayati, N. (2020). Perkembangan motorik kasar anak usia dini. Bungamputi, 6(1).
Hasanuddin, M. I. (2019). Kontribusi panjang lengan, kekuatan otot lengan dan koordinasi mata-tangan terhadap kemampuan servis bawah bola voli pada siswa SMA Garuda Kotabaru. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 7(2), 208–217. https://doi.org/10.33659/cip.v7i2.136
Ilmiah, J., & Jasmani, P. (2019). KINESTETIK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani, 3(1).
Mahadiun, L. (2023). Pengembangan model permainan tradisional mai selodor untuk pembelajaran Penjasorkes kelas VIII SMPN 8 Pujut Tahun Pelajaran 2019/2020. JUPE: Jurnal Pendidikan Mandala, 8(1), 1–17. https://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JUPE/article/view/4905%0Ahttps://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JUPE/article/viewFile/4905/3534
Nur, L., Halimah, M., & Nurzaman, I. (2017). Permainan tradisional kaulinan barudak untuk mengembangkan sikap empati dan pola gerak dasar anak usia dini. Jurnal PAUD Agapedia, 1(2), 170–180.
Ramadan, A. N., & Hasibuan, R. (2018). Pengaruh permainan boy-boyan terhadap kemampuan fisik motorik anak usia 5–6 tahun. Jurnal PAUD Teratai, 7(2), 1–8.
Rizqi, A. M., & Riyadi, A. (2021). Konsep pendidikan anak usia dini dalam keluarga dalam perspektif Islam di tengah-tengah pandemi Covid-19. Jurnal PAUD Agapedia, 5(2), 264–277.
Saputra, N. E., & Ekawati, Y. N. (2017). Permainan tradisional sebagai upaya meningkatkan kemampuan dasar anak. Jurnal Psikologi Jambi, 2(2).
Shofyatun, A. R., & Nirmala, B. (2018). Permainan tradisional sebagai upaya menstimulasi tingkat pencapaian perkembangan anak usia dini. Early Childhood Education Journal of Indonesia, 1(2), 31–38.
Sumiyati, S. (2018). Turnamen dalam permainan boy-boyan materi “Greeting, taking leave, thanking and apologizing” untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIIE SMP Negeri 2 Merbau Mataram Tahun 2018.
Syamsurrijal, A. (2020). Bermain sambil belajar: Permainan tradisional sebagai media penanaman nilai pendidikan karakter. ZAHRA: Research and Thought Elementary School of Islam Journal, 1(2), 1–14.
Wati, L. R., Kristiana, D., & Muttaqin, M. A. (2024). Peningkatan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui media lantai berpola. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(4), 4046–4053.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
COPYRIGHT NOTICE
Cahaya Paud is an Open Access Journal. The authors who publish the manuscript in this journal agree to the following terms:
Cahaya Paud is licensed under a Lisensi Creative Common Atribusi 4.0 International. This permits anyone to:
- Share - copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt - remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following terms:
- Attribution- You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions - You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.






