Aplikasi Ekoenzim Berbasis Kulit Pepaya (Carica papaya L.) Fermentasi Anaerob terhadap Penurunan Kadar FFA Crude Palm Oil
DOI:
https://doi.org/10.33387/cannarium.v24i2.12292Abstrak
Tingginya kadar asam lemak bebas (free fatty acid, FFA) pada Crude Palm Oil (CPO) merupakan permasalahan mutu yang berdampak langsung pada nilai jual dan kelayakan ekspor minyak kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi ekoenzim melalui fermentasi anaerob berbahan dasar limbah kulit buah pepaya (Carica papaya L.) dan mengkaji pengaruh konsentrasi ekoenzim terhadap kadar FFA dan kadar air CPO. Ekoenzim dibuat dengan rasio kulit pepaya: molase: air = 3 : 1 : 10 dan difermentasi selama ±90 hari dalam kondisi anaerob, menghasilkan produk dengan pH 3,8 dan TDS 4.500 ppm. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan tiga taraf konsentrasi ekoenzim: 10% (P1), 20% (P2), dan 30% (P3), masing-masing diulang tiga kali. Perlakuan dilakukan pada suhu 60°C selama 60 menit. Hasil menunjukkan bahwa penambahan ekoenzim menurunkan kadar FFA secara konsisten dari 52,72% (K0) menjadi 41,17% (P3), dengan efisiensi penurunan tertinggi sebesar 21,90%. Kadar air meningkat proporsional dari 0,57% menjadi 0,647% (P3). Uji statistik menunjukkan pengaruh perlakuan berbeda nyata terhadap kedua parameter (p<0,05). Penelitian ini membuktikan bahwa ekoenzim kulit pepaya memiliki aktivitas biokatalitik nyata terhadap CPO dan berpotensi dikembangkan sebagai alternatif teknologi hijau dalam industri pengolahan minyak kelapa sawit.
Kata kunci: asam lemak bebas; crude palm oil; ekoenzim; fermentasi anaerob; kulit pepaya
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Submission of an original manuscript to the journal will be taken to mean that represent original work, not previously published




