KARAKTERISTIK BIOLOGI HASIL TANGKAPAN JARING INSANG DASAR BERDASARKAN PERBEDAAN WAKTU TANGKAPAN DI PERAIRAN DESA MODAYAMA KABUPATEN HALMAHERA SELATAN

Gaus Hardianti, Imran Taeran, Irwan Abdulkadir

Sari


Nelayan jaring insang dasar yang melakukan operasih penangkapan ikan demersal pada wakatu pagi dan sore. Namun belum diketahui waktu penangkapan yang terbaik. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui karakteristik biologi ikan hasil tangkapan jaring insang, (2) menganalisis produktivitas dan perbandingan hasil tangkapan jaring insang berdasarkan waktu penangkapan. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode survei, wawancar dan melakukan pengukuran panjang dan berat. Analisis yang digunakan yaitu analisis komposisi, analisis produktivitas dan analisis uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil tangkapan jaring insang terdiri atas 5 spesis yang didominan oleh ikan lolosi biru (26%). Ikan lolosi biru ukuran panjang (26%) pada kisaran pajang 18,1-19 cm sedangkan berat terdominan (27%) berada 106-126 gram. Perbandingan hasil tangkapan berdasarkan analisis uji kenormalan terhadap hasil tangkapan pagi Lo =0,296 dengan n=15 dan taraf nyta a=0,05 maka diperoleh 0,753 sehingga hipotesis Ho diterima. Sedangkan hasil tangkapan waktu sore diperoleh nilai Lo= 0,933 dengan n = 15 dan taraf nyata a = 0,05 maka diperoleh 0,753 sehingga hipotesis Ho diterima. Uji t-student untuk mengetahui waktu tangkapan yang baik anatara waktu tangkapan pagi dan sore hari maka hasil tangkapan diperoleh nilaithitung= 28,95 dan ttabel = 1,4. Hasil dari perhitungan t-student tersebut menujukan bahwa nilai thitung>ttabel sehingga pengaruh waktu tangkapan memberikan perbedaan nyata terhadap hasil tangkapan jaring insang dasar dengan waktu tangkapan sore lebih banyak dibandingkan waktu tangkapan pagi.Produktivitas hasil tangkapan sore lebih tinggi (77%) dibandingkan hasil tangkapan pagi (23%).
Kata kunci: Produktivitas, ikan demersal, jaring insang dasar

Teks Lengkap:

Pdf

Referensi


Badan Pusat Statistik (BPS). Bahwa luas Wilaya 40.263,72 km2, yang Terdiri Darata Seluas 8.779,32 km2 (22%) dan luas lautan Sebesar 31.484,40 km2 (78%) Serta 2.394 km Garis Pantai.

Bayliff (1966) / (Froese dan Torres, 2006).Hubungan Berat Ikan Tretangkap Di Krueng Simpoe, Kabupaten Bireun, Aceh, Zahrul Fuadi, Irm Dewiyanti, Syahrul Purnawan, Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Kelautan dan Perikanan 2 Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Kelautan dan Perikanan.

DKP Kabupaten Halmahera Selatan Pada Tahun 2015, Hasil Produksi Perikanan laut Kabupaten Halmaher Selatan Mengalami Peningkatan dari Tahun 2013 Sampai 2015.

Gunarso, w. 1974, Tingkah Laku Ikan dalam Hubungannya dengan Alat Teknik, dan Teknik Penangkapan.Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Fakultas Perikanan Institute Pertanian Bogor.

Lusitameilana, 2011. Studi Spesifikasi Alat Tangkap Jaring Insang Dasar. Di Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulawan Mentawai.Paramen, Eni Kamal dan Yuspardianto.Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Bung Hatta Padang.

Martasuganda 2002. Kajian Tingkah Laku Ikan Terdapat Alat Tangkap Gillnet. Muhammad Syahmadan, S. Pi,M.Si.

Lusitameilana 2011. Parmen, Kamal E, Yuspardianto,2014. Studi Speifikai Alat Tangkap Jaring Insang Dasar Di Kecamatan Sipora Utara Kabupate Kepulawan Mentawal.Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Bug Hatta Padang.

Syarif S, Nursinar S, Syamsuddin. 2016. Analisis Kelayakan Usaha Jaring Insang Dasar Di Desa Pohuwato Timur. Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan, 4 (4).

Razak AD, Sepri, Mustasim, Muhfizar. 2014. Analisis Pengaruh Perbedaan Hanging Ratio Pada Jaring Insang (Gillnet) Terhadap Hasil Tangkapan Ikan. Jurnal Dosen Program Studi Penangkapan Ikan, Akademi Perikanan Sorong 3 (1): 2301-7163

Risnawati, Nurdiana, La Onu La ola. 2019. Analisis Kelayakn Usaha Nelayan Tangkap Jaring Insang (Gill Net) Pada Rumpon Di Desa Banu Banua Jaya Kabupaten Buton Utara.Program Studi Agribisnis Perikanan (FPIK UHO) Jurnal, :4 (1) 2502-664

Mardiah. 2016, Pramethy AD, Mardiah RS, Shalichaty SF, Arkham MN, Bayu R, Kusuma H, Kelana PP, Djunaidi. 2020). Analisisi Alat Tangkap Jaring Insang (Gill Net) Berdasarkan Kode Etik Tatalaksana Perikanan Bertanggung Jawab Di Perairan Kota Dumai.Program Studi Perikanan Tangkap, Politeknik Kelautan Dan Perikanan Duma, Indonesia. Aurelia Journal April 2020, 1(2): 103-112

Agus S, Sumaryam, Didin. (2019). Metode Operasi Penangkapan Ikan Dengan Alat Tangkap Gill Net Dasar Terhadap Hasil Tangkapan Di Perairan Kenjeran Surabaya.Universitas Dr. Soetomo Surabaya. Jurnal (JHP17), 04, (2):120-126

Yuliana E, Nurhasnah, Farida I, 2019. Analisis Keberlanjuta Sumber Daya Ikan Karang Famili Caesionidae Di Kawasan Konservasi Taman Nasional Karimunjawa, Universitas Terbuka. Jurnal Matematika, Sains, dan Teknologi, (20) 1, Maret 2019, 57-67

Gunarso, w. 1974, Tingkah Laku Ikan dalam Hubungannya dengan Alat Teknik, dan Teknik Penangkapan. Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Fakultas Perikanan Institute Pertanian Bogor.

Sudirman H dan M. Achmar, 2004. Teknologi Penangkapan Ikan. Rineka Cipta. Jakarta.

Martasuganda, 2002. Struktu /bagian-bagian dari bottom gillnet.

Tangke U, 2013. Pengaruh Waktu Dan SPL Terhadap Jumlah Hasil Tangkapan Ikan Julang (Hemirhamhus Far). Jurnal Ilmiah Agribisni Dan Perikanan (Agrikan UMMU-Ternate). 6:2, Oktober 2014

Hakim L, Nurhasanah 2017. Analisis Produktivitas Domonsi dan Diversitas Hasil Tangkapan Gillnet Studi Kasus di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalasa, Jurusan Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (IPB)’ Program Studi Agrobisnis Universitas Terbuka 21:978-602-6424.

Purwaningsi Y, 2017. Komposisi Hasil Tangkapan Jaring Insang Dasar (Bottom Gillnet) di Unit Pelaksanaan Teknis Pelabuhan Perikanan (UPTPP) Muncar Banyuwang Jawa Timur

Irham, 2013, Fujaya L, 2014, Aspek Bio-Reproduksi Ikan Lolosi Biru yang di Daratkan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate. Staf Pengajar Feperik Unkhair Ternate’ Jurnl Ilmu Agribisnis Ummu Ternate 6 (2): 211


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.