Analisis Pencemaran Udara Akibat Aktivitas Industri Pertambangan Terhadap Kualitas Lingkungan Masyarakat di Desa Lelilef Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara
DOI:
https://doi.org/10.33387/josae.v9i1.10959Keywords:
ISPU, Kualitas, Lingkungan, pencemaran udaraAbstract
Aktivitas pertambangan di Desa lelilef, yang didominasi oleh penambangan nikel, telah membawa dampak signifikan salah satunya terkait dengan pencemaran udara. Pencemaran udara ditimbulkan oleh aktivitas industri pertambangan, seperti pembakaran bahan bakar, pengangkutan material, dan proses peleburan logam, berpotensi menurunkan kualitas lingkungan di sekitar lingkar tambang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kualitas udara didaerah lingkar tambang khususnya Desa Lelilef, kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah. Analisis digunakan berdasarkan 6 parameter, yaitu PM10, PM2.5, NO2, SO2, CO, dan O3. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan dua metode pengumpulan data yaitu pengambilan data kualitas udara hasil laboratorium dan penyebaran kuesioner kepada masyarakat. Hasil analisis dari data laboratorium menunjukan bahwa pada tahap I parameter O3 mencapai angka 58 dan PM2.5 mencapai 68, yang terdapat pada kategori sedang sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 14 tahun 2020 tentang Indeks Standar Pencemaran Udara. Sementara parameter lainnya seperti SO2, NO2, CO dan PM10 masih dalam kategori baik. Persepsi masyarakat 65% menyatakan bahwa mayoritas responden mengakui dan merasakan langsung permasalahan yang dimaksud dalam pernyataan tersebut yaitu adanya dampak pada kesehatan dan lingkungan yang diakibatkan dari pencemaran udara akibat aktivitas industri pertambangan. Selain itu, 69% mengindentifikasikan bahwa masalah yang dikemukakan benar-benar dirasakan oleh sebagian besar responden yaitu tidak adanya upaya dari pihak perusahaan dan pemerintah terkait pencemaran udara di Desa Lelilef tersebut. Oleh karena itu, penelitianini hal ini mencerminkan adanya indikasi permasalahan yang perlu ditindaklanjuti lebih lanjut, baik melalui evaluasi maupun upaya perbaikan dari pihak terkait.
References
Agip, Zainal. (2009). Penelitian Tindakan Kelas Untuk Guru. Bandung: Yrama
Asdan, A., Syafri, S., & Jaya, B. (2023). Strategi Adaptasi Sosial Ekonomi Masyarakat Lokal Pada Sekitar Kawasan Pertambangan PT Indonesia Weda Bay Park. Urban and Regional Studies Journal, 6(1), 58–70. https://doi.org/10.35965/ursj.v6i1.3859
Bidul, S., & Widowaty, Y. (2024). Analisis Yuridis Dampak Pencemaran Lingkungan Pertambangan Mangan dan Nikel di Provinsi Maluku Utara. Justisi, 9(3), 412–426. https://doi.org/10.33506/js.v9i3.2768
Erlita, C., Aisyah L, & Nurma A., (2023) Penyuluhan Menciptakan Lingkungan Hidup Yang Bersih Dan Sehat Di Kabupaten Deli Serdang Kecamatan Batang Kuis Desa Bakaran Batu Issn 2808-2028) E-Issn 2807-3754
Ivan, S. A. (2019). Penerapan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 Dalam Lingkungan Pelabuhan Wisata Di Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas Iii Nusa Penida. 1–45.
Kuning, U. L. (2023). Pencemaran Udara Akibat Kegiatan Industri Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan. Pekanbaru:Universitas Lajang Kuning
Putri, A., Ninin, G., & Maya, D. D. M., (2020) Analisis Kualitas Udara Dengan Indeks Standar Pencemar Udara (Ispu) Dan Sebaran Kadar Polutannya Di Provinsi Dki Jakarta. Jurnal SEOI – Fakultas Teknik Universitas Sahid Jakarta 2(2) :hal
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.14/Menlhk/Setjen/Kum.1/7/2020 Tentang Indeks Standar Pencemar Udara.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Pendidikan: Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Ridwan, I. R. (2016). Dampak industri terhadap lingkungan dan sosial. Jurnal Geografi Gea, 7(2).
Suparyanto & Rosad (2020). Pengertian Industri Industri. Suparyanto Dan Rosad (2015, 5(3), 248–253.
Susi, M., & Hafizul, M. F.(2024) Dampak Pertambangan Batubara Terhadap Lingkungan Di Gampong Penaga Cut Ujong, Aceh Barat Jurnal Pendidikan Geosfer Volume Khusus Mbkm Usk Unggul Nomor 2
Syarifuddin, N. (2022). Pengaruh Industri Pertambangan Nikel Terhadap Kondisi Lingkungan Maritim di Kabupaten Morowali. Jurnal Riset &Teknologi Terapan Kemaritiman, 1(2), 19–23. https://doi.org/10.25042/jrt2k.122022.03
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- The copyright of the accepted for publication articles shall be assigned to Journal Of Science and Engineering (JOSAE) as the publisher of the journal. The intended copyright includes the rights to publish articles in various forms (including reprints).
- Journal Of Science and Engineering (JOSAE) maintain the publishing rights of the published articles.
- Authors are permitted to republish or disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at Journal Of Science and Engineering (JOSAE) . Authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from Journal Of Science and Enggineering (JOSAE) with an acknowledgment of initial publication to this journal.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Â