ANALISIS KUALITAS DAN KUANTITAS UDARA PADA SISTEM VENTILASI TAMBANG BAWAH TANAH KENCANA DI PT. NUSA HALMAHERA MINERALS
DOI:
https://doi.org/10.33387/josae.v6i1.5777Abstract
Dalam metode tambang bawah tanah penting adanya sistem ventilasi yang baik, ventilasi merupakan upaya pengontrolan terhadap kualitas dan kuantitas udara pada aliran udara di penambangan bawah tanah. Pengukuran dilakukan secara kuantitatif di lapangan berupa data Psikometri, luas lubang bukaan, velocity, dan Pressure Vent duct. Kualitas dan kuantitas udara di tambang bawah tanah kencana dikaji dengan memperhitungkan nilai Thermal Work Limit, debit udara yang masuk dan keluar serta kehilangan energi (head loss) pada secondary fan. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh, ada 7 front yang berada pada zona aklimatisasi yang berada pada rentang nilai 140 – 219 dan 2 front yang berada pada zona buffer yang berada pada rentang nilai 116 – 139, 2 front berada pada zona buffer dikarenakan win speed yang sampai ke face rendah. Hasil pengolahan data debit udara secara kondisi aktual dan simulasi diperoleh udara di jalur exhaust lebih besar dibandingkan dengan udara di jalur fresh air, hal ini dikarenakan adanya kebocoran pada vent door yang membatasi antara jalur fresh air dan exhaust. Hasil pengolahan data pressure Vent duct pada 4 front diperoleh adanya banyak perubahan lintasan dan kebocoran serta jarak motor fan ke face yang jauh secara aktual hal ini menyebabkan udara yang sampai di face juga berkurang, hasil secara aktual dan teori jika dikomparasikan akan mengalami perbedaan karena secara teori jalur Vent duct lurus hasilnya yaitu pada teori di front KNF SB14B SILL dengan jarak 400 m dan pada kondisi aktual adalah 309 m, udara yang seharusnya sampai di face secara teori adalah 35.21 m3/s namun pada kondisi aktual adalah 15.05 m3/s. pada front K1 SB07B UC01 Teori 400 m dan 35.21 m3/s, aktual 320 m dan 13.66 m3/s, front KL SB10A UC03 Teori 400 m dan 26.72 m3/s, aktual 382 m dan 13.66 m3/s dan front K2 SB09H UC01 Teori 350 m dan 28.62 m3/s, aktual 331 m dan 12.16 m3/s.
Kata kunci: Ventilasi, Psikometri, Debit Udara, Vent duct, Head Loss  ÂÂ
References
H. L. Hartman, J. M. Mutmansky, R. V Ramani, and Y. J. Wang, Mine ventilation and air conditioning. John Wiley & Sons, 2012.
D. J. Brake, “Fire modeling in underground mines using Ventsim Visual VentFIRE Software,†in Proceedings of the Australian mine ventilation conference, Adelaide, SA, Australia, 2013, pp. 1–3.
A. D. Saputra, S. B. Setiawan, and M. Rusman, “Analisis kinerja kipas utama pada tambang bawah tanah toguraci di PT. Nusa Halmahera Minerals, Maluku Utaraâ€Â, Accessed: Jan. 30, 2023. [Online]. Available: https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/47745
E. KEMENTRIAN, “Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya MIneral Nomor 1827 K,†2018.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- The copyright of the accepted for publication articles shall be assigned to Journal Of Science and Engineering (JOSAE) as the publisher of the journal. The intended copyright includes the rights to publish articles in various forms (including reprints).
- Journal Of Science and Engineering (JOSAE) maintain the publishing rights of the published articles.
- Authors are permitted to republish or disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at Journal Of Science and Engineering (JOSAE) . Authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from Journal Of Science and Enggineering (JOSAE) with an acknowledgment of initial publication to this journal.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Â