- Manajemen Pemberian Pakan Dalam Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Untuk Mencapai Pertumbuhan Yang Optimal di Tambak Intensif PT. Nusantara Veritas Trinitas, Bangka Belitung

-

Penulis

  • Arif Darmawan Universitas Nahdlatul Ulama Lampung https://orcid.org/0000-0002-1825-0097
  • Titin Liana Febriyanti Program Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung
  • M. Hadziq Qulubi Program Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung

DOI:

https://doi.org/10.33387/jikk.v9i1.12641

Abstrak

Manajemen pemberian pakan yang dilakukan dalam budidaya udang vaname oleh unit pelayanan teknis tambak intensif, tidak hanya pada pengelolaan pakan, penyimpanan pakan yang tepat juga sangat penting untuk mempertahankan umur simpan dan menjaga nilai gizinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pemberian pakan dalam budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) untuk mencapai pertumbuhan yang optimal di tambak insentif PT. Nusantara Veritas Trinitas, Bangka Belitung, sehingga hal ini menjadi kebaruan dalam penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi yaitu dengan mengikuti seluruh kegiatan yang berkaitan dengan pembesaran udang vanamei (Litopenaeus vannamei). Penelitian ini dilaksanakan di Tambak Intensif PT. Nusantara Veritas Trinitas yang beralamat di Desa Penagan, Kecamatan Mundo Barat, Kabupaten Bangka.  Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder. Dari proses budidaya Udang Vaname di tambak insentif PT. Nusantara Veritas Trinitas, Bangka Belitung dapat disimpulkan bahwa manajemen pemberian pakan harus memperhatikan frekuensi pemberian pakan, cara pemberian pakan, control pakan anco, dan sampling. Hasil data sampling meliputi Avaerage Body Weight (ABW), Average Daily Gain (ADG), Survival Rate (SR), Biomassa dan Feed Convertion Ratio (FCR). Dari hasil perhitungan data sampling menunjukan FCR pada DOC 40 tertinggi kolam D9 yaitu 1.30 sedangkan yang terendah pada kolam D7 yaitu 1.13. pada DOC 50 hari nilai FCR tertinggi terdapat pada kolam D10 yaitu 1.25 dan nilai terendah terdapat pada kolam D12 yaitu 1.12. Proses budidaya udang Vaname menunjukkan bahwa manajemen pakan harus mempertimbangkan beberapa faktor, termasuk frekuensi dan teknik pemberian pakan, pengendalian pakan anco, dan sampling. suatu kesatuan yang sangat memengaruhi keberhasilan pertanian.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Arif Darmawan, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung

Universitas Nahdlatul Ulama Lampung

Titin Liana Febriyanti, Program Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung

Program Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung

M. Hadziq Qulubi, Program Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung

Program Studi Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan, Universitas Nahdlatul Ulama Lampung

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-12 — Diperbaharui pada 2026-08-12

Versi