Gambaran Wanita Penderita Mola Hidatidosa di Bagian Obstetri dan Ginekologi RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate tahun 2016-2021

Penulis

  • Ferdy Batti
  • Muhammad Irwan Sulaiman
  • Nurul Hikmah Petrana

DOI:

https://doi.org/10.33387/kmj.v4i2.4514

Abstrak

Kejadian mola hidatidosa di Asia lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara barat 1:120 kehamilan dan di Indonesia rata-rata dari 1:100-141 kehamilan. Mola Hidatidosa adalah kehamilan abnormal yang sebagian atau seluruh villi korialis mengalami degenerasi hidropik. Namun, belum ada penelitian terkait hal ini di Maluku Utara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran wanita penderita mola hidatidosa di bagian obstetri dan ginekologi RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif pada 56 penderita mola hidatidosa yang dirawat sejak 2016 hingga 2021. Data terkait usia, usia kehamilan saat terdiagnosis, paritas, keluhan utama, pendidikan, dan riwayat mola hidatidosa didapatkan dari rekam medis dan dilakukan analisis univariat. Hasil penelitian dari 56 penderita diperoleh 1,21% usia ≥35 tahun, 57,1% pada kehamilan trimester kedua, 53,6% paritas multipara, 65,8% keluhan utama perdarahan pervaginam, 51,8% tingkat pendidikan SMA dan 100% tidak memiliki riwayat mola hidatidosa sebelumnya. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gambaran wanita penderita mola hidatidosa yakni usia ≥35 tahun, usia kehamilan trimester kedua, paritas multipara, keluhan utama perdarahan pervaginam, tingkat pendidikan SMA, dan tidak memiliki riwayat mola hidatidosa sebelumnya.

Biografi Penulis

Ferdy Batti

Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Muhammad Irwan Sulaiman

Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Nurul Hikmah Petrana

Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Khairun

Unduhan

Diterbitkan

2022-12-31