Persepsi Tentang Objek Wisata Pemandian Air Panas Mamuya Di Kabupaten Halmahera Utara
DOI:
https://doi.org/10.33387/pangea.v1i1.1186Abstrak
Objek wisata Pemandian Air Panas Mamuya di Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara telah lama dikembangkan oleh masyarakat, seiring dengan berjalanya waktu wisatawan yang berkunjung di objek wisata ini semakin meningkat yang datang dari berbagai daerah dengan tujuan berwisata sambil mandi menikmati air hangat yang mengalir dari tiga mata air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat dan persepsi wisatawan tentang objek wisata pemandian air panas Mamuya di Kabupaten Halmahera Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan teknik dokumentasi. Responden yang dijadikan sampel penelitian sebanyak 100 orang Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tentang pemandian objek wisata air panas Mamuya, tergolong dalam kategori buruk dengan persentase 42%. Sedangkan persepsi wisatawan tentang pemandian objek wisata air panas Mamuya, tergolong dalam kategori baik dengan persentase 70%.Referensi
Ali, M. 1993. Penelitian Kependidikan Prosedur dan Strategi. Bandung: Angkasa.
Arikunto, S. 2013. Prosedur penelitian Suatu pendekatan praktek. Jakarta: Prineka Cipta.
BPS. 2018. Grafik Diagram curah Hujan Kabupaten Halmahera utara. BPS Maluku Utara.
Dinas Pariwisata Kabupaten Halmahera Utara, RIPOW. 2008
Cooper , C, F. J, 2009. Dasar-dasar pariwisata. Yogjakarta : Total Media.
Guilford. J. P. 1987. Sampel Penelitian, Responden. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Marpaung, H. 2002. Pengetahuan Kepariwisataan. Bandung: Alfabeta.
Karyono, H. A. 1997. Kepariwisataan. Jakarta : PT. Grasindo Indonesia
Ibrahim. 2015. Metode Penelitian Kualitatif. Pontianak: Perpsutakaan Nasional.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: ALFABETA.
Unduhan
Diterbitkan
2019-08-07
Terbitan
Bagian
Artikel