Analisa Kinerja Sistem Komunikasi Kooperatif Kanal Mobile to Mobile Rayleigh Fading Dengan Kanal Antar User Bernilai Tetap
DOI:
https://doi.org/10.33387/protk.v3i1.41Abstrak
Pada sistem komunikasi wireless terdapat kelebihan yaitu mobilitas yang tinggi. Namun dalam mengimplementasikannya sistem komunikasi wireless banyak sekali gangguan yang terjadi. Fading merupakan salah satu gangguan yang dapat memperburuk kinerja sistem. Pada Penelitian ini dianalisa sistem komunikasi kooperatif pada kanal Rayleigh fading dengan kanal antar user bernilai tetap. Dari hasil simulasi dapat diketahui bahwa sistem komunikasi kooperatif kanal rayleigh fading dengan penggunaan EbNo antar user sebesar 30 dB memiliki kinerja lebih baik pada kanal AWGN, nilai BER mendekati 10-3 dapat dicapai ketika EbNo kanal uplink bernilai sekitar 16 dB. Sedangkan pada kanal antar user yang bernilai 0 dB dan 10 dB mengakibatkan kinerja sistem kooperatif menurun, ini disebabkan rendahnya perbandingan EbNo pada kanal antar user. Sehingga untuk menghasilkan BER 10-3, dapat menggunakan kanal antar user 30 dB. Selain itu, penggunaan kanal antar user 0dB dan 10 dB sistem komunikasi kooperatif memiliki kinerja lebih buruk dibandingkan dengan sistem non kooperatif.
Kata Kunci: Komunikasi kooperatif, Rayleigh Fading, AWGN
Referensi
Hussain, M. J., “Cooperative Diversity for Inter Vehicular Communicationsâ€Â, Canada.
Glover, Ian and Grant Peter, Digital Communication, Prentice Hall, 1998.
Proakis, John G., “Digital Communicationsâ€Â, 4th edition, McGraw-Hill, (international), 2001.
Rappaport, Theodore S., “Wireless Communication Principle and Practiceâ€Â, Edisi ke-2, Prentice Hall, 2002.
Sklar, Bernard, “Digital Communications : Fundamentals and Aplications,†2nd edition, Prentice Hall International Inc, 2001.
Simon, Marvin K., “Digital Communication over Fading Channelâ€Â, 2nd Edition, John Wiley & Sons Ltd, 205.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
ÂÂ
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).







