KENTANGBET https://mez.ink/kentangb3t
IDENTIFIKASI PERUBAHAN DASAR SALURAN AKIBAT VARIASI DEBIT DAN SEDIMENTASI PADA PENAMPANG SALURANTERBUKA EXPERIMENTAL LABORATORIUM | Alam | JURNAL SIPIL SAINS

IDENTIFIKASI PERUBAHAN DASAR SALURAN AKIBAT VARIASI DEBIT DAN SEDIMENTASI PADA PENAMPANG SALURANTERBUKA EXPERIMENTAL LABORATORIUM

Sinar Alam, Hakim Duppa, Nurul Azmi Ridha

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan dasar saluran akibat variasi debit aliran dan ukuran butiran sedimen pada saluran terbuka model laboratorium. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan model saluran berbentuk trapesium, menggunakan tiga variasi debit (0,0026 m³/det; 0,0034 m³/det; 0,0045 m³/det), tiga variasi ukuran butiran sedimen (2,36 mm; 1,18 mm; 0,85 mm), serta tiga variasi waktu pengaliran (8, 16, dan 24 menit). Data diperoleh melalui pengukuran kecepatan aliran dengan current meter dan tinggi muka air dengan mistar ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar debit dan kecepatan aliran, semakin tinggi angka Froude yang dihasilkan, sehingga peluang terjadinya perubahan dasar saluran meningkat. Bentuk dasar saluran (bedforms) mengalami perubahan dari ripples pada aliran subkritis, menjadi dunes pada aliran kritis, hingga transisi pada kondisi superkritis. Temuan ini memberikan pemahaman penting mengenai pengaruh debit dan variasi sedimen terhadap konfigurasi dasar saluran terbuka, yang dapat dijadikan dasar perencanaan bangunan pengendali sungai maupun saluran irigasi.

Teks Lengkap:

117-125

Referensi


Asdak, C. (2014). Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Bambang Triatmodjo. (2018). Hidrolika I. Yogyakarta: Beta Offset.

Bambang Triatmodjo. (2019). Hidrolika II. Yogyakarta: Beta Offset.

Chow, V. T. (1988). Open Channel Hydraulics. New York: McGraw-Hill Book Company.

Einstein, H. A. (1950). The Bed-Load Function for Sediment Transportation in Open Channel Flows. Washington DC: U.S. Department of Agriculture.

French, R. H. (1985). Open Channel Hydraulics. New York: McGraw-Hill.

Graf, W. H. (1984). Hydraulics of Sediment Transport. New York: McGraw-Hill.

Henderson, F. M. (1966). Open Channel Flow. New York: Macmillan Publishing.

Julien, P. Y. (2010). Erosion and Sedimentation. Cambridge: Cambridge University Press.

Knighton, D. (1998). Fluvial Forms and Processes: A New Perspective. London: Arnold Publisher.

Kodoatie, R. J. (2005). Hidraulika Terapan: Aliran pada Saluran Terbuka dan Pipa. Yogyakarta: Andi Offset.

Liu, H. K. (1957). Mechanics of Sediment Movement. New York: McGraw-Hill.

Mardjikoen, P. (1987). Transportasi Sedimen. Yogyakarta: KMTS UGM.

Maryono, A. (2000). Pengelolaan Sungai Berbasis Ekosistem. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Maryono, A. (2003). Ekohidraulik Sungai. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Morris, G. L., & Fan, J. (1998). Reservoir Sedimentation Handbook. New York: McGraw-Hill.

Raudkivi, A. J. (1998). Loose Boundary Hydraulics. Rotterdam: Balkema.




DOI: https://doi.org/10.33387/sipilsains.v16i1.11570

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Editorial Office :

Fakultas Teknik. Universitas Khairun | Jl. Jusuf Abdulrahman Kotak Pos 53 Gambesi, Kota Ternate, Indonesia 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Flag Counter