STUDI KUAT TARIK TIDAK LANGSUNG PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE MENGGUNAKAN ASBUTON

Muh Anshar Amrin, Abdul Gaus, Muhammad Darwis

Sari


Salah satu sumber kekayaan alam Indonesia yang cukup potensial adalah aspal alam yang terletak di Pulau Buton Sulawesi Tenggara disebut Asbuton. Aspal alam yang tersedia di Pulau Buton mempunyai cadangan yang sangat besar, merupakan deposit aspal alam terbesar di dunia. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui nilai perbandingan antara aspal standar pen 60/70 dengan penambahan Asbuton butir (LGA) pen 30/25 sebesar 5%. Pengujian awal dengan alat uji Marshall Test untuk mendapatkan kadar aspal optimum (KAO). Pengujian selanjutnya adalah Indirect Tensile Strenght Test dengan menggunakan ASTM D6931-12. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental di Laboratorium dengan pencampuran menggunakan Asbuton butir Lawela Granular Aspal (LGA). Penelitian kadar lumpur, berat jenis dan penyerapan serta kehausan Agregat dilaksanakan di Laboratorium Jalan dan Aspal Fakultas Teknik dan pengambilan agregat di PT. Alfa adies. Kadar aspal yang digunakan adalah 5%, 5,5%, 6%, 6,5% dan 7%. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa karateristik Marshall Test dengan kadar aspal 6% yang menggunakan Asbuton LGA 30/25 adalah Stabilitas 2169,99 kg, Flow 3,85 mm, MQ 563,18 kg/mm, VIM 4,07%, VMA 14,10%, dan VFB/ VFWA 75,69%. Dan untuk karakteristik kuat tarik tidak langsung dengan kadar aspal 6% menggunakan Asbuton LGA 30/25 sebagai penambahan aspal yang mempunyai nilai kuat tarik tidak langsung sebesar 1,09 MPa, regangan sebesar 0,00414, dan modulus elastisitas sebesar 264,399 MPa.

Teks Lengkap:

1-11


DOI: http://dx.doi.org/10.33387/sipilsains.v7i14.499

DOI (1-11): http://dx.doi.org/10.33387/sipilsains.v7i14.499.g340

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Flag Counter