PROFIL FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA WILAYAH KERJA PUSKESMAS GAMBESI TAHUN 2018
DOI:
https://doi.org/10.33387/tjp.v8i1.1027Abstrak
Penduduk lanjut usia yang berada di Indonesia di masa akan datang dapat membawa pengaruh  positif jika mereka dalam keadaan sehat, produktif dan aktif. Lansia berusia 30-70 tahun akan terjadi penurunan berat otak sekitar 10 % , di samping itu meningen menebal, giri dan sulci otak berkurang kedalamannya. Hal tersebut akan memicu gangguan fungsi kognitif. Pemeriksaan Mini-Mental State Examination (MMSE) merupakan salah satu tes yang digunakan untuk menilai ada atau tidaknya gangguan kognitif (cognitive impairment) untuk pasien dengan usia lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil fungsi kognitif pada lansia di puskesmas Gambesi Ternate sertahubungan gangguan fungsi kognitif dengan hipertensi dan Diabetes Melitus dilakukan selama bulan Juli Sampel yang diperiksa sebanyak 40 orang didapatkan 10 orang kemungkinan mengalami gangguan / gangguan ringan (25%) dan 3 orang mengalami gangguan fungsi kognitif /gangguan berat (7,5 %)
Referensi
Anonim, 2017. Analisis Lansia di Indonesia. Kementerian Kesehatan Indonesia. Jakarta.
Martono, M. 2010. Geriatri.Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.