KARAKTERISTIK HABITAT TUMBUHAN KANTONG SEMAR ( Nepenthes sp ) DI PULAU HALMAHERA
DOI:
https://doi.org/10.33387/tjp.v8i1.1089Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikas karakteristik habitat tumbuhan kantong semar yang terdapat di Pulau Halmahera Bagian Timur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan metode jelajah. Dari hasil penelitian ini didapatkan 5 karakteristik habitat kantong semar, yaitu ; Hutan hujan tropik dataran rendah, hutan pegunungan, padang rumput, tepi rawa, dan Tepi sungai. Ditemukan 4 spesies tumbuhan Kantong Semar, yaitu ; NepenthesgrancilisKorth., Nepenthesmaxima, Nepenthesrefflesiana jack. dan Nepenthesmirabilis. Jumlah spesies pada masing-masing habitat yaitu hutan hujan tropis dataran rendah terdapat 215 spesies,NepenthesgrancilisKorth., Hutan pegunungan terdapat 64 spesies NepenthesgrancilisKorth.,Padang safana terdapat 23 spesies NepenthesgrancilisKorth., Tepi rawa terdapat 120 spesiesNepenthesmirabilis(Lour.) Druce., dan Tepi sungai terdapat 15 spesiesNepenthesmaxima, 5 spesies Nepenthesrefflesiana Jack., dan 232 spesies Nepenthesmirabilis(Lour.) Druce.
Referensi
Listiawati, A. dan Siregar, C. (2008). Entuyut (Nepenthes) Asal KalimantanBarat. Pontianak : Untan Press.
Mansur,M.2006. Nepenthes (KantongSemar yangUnik). Jakarta.
Handayani, T. (1999). Konservasi Nepenthes di Kebun Raya Indonesia. Prosiding
Seminar Hasil – Hasil Penelitian Bidang ilmu hayat. Bogor : UPT. BP. Kebun Raya- LIPI. (Online). (http://www.pustakaristek.go.id , 5 September 2012).
Philipps,A.,Lamb,A,1996.PithcerPlantofBorneo.NaturalHistoriPublication KotaKinibalu.Malaysia.
Tjitrosoepomo, G. (1989). Taksonomi Tumbuhan (Spermatophyta). Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Natalia, D., Umar, H., & Sustri. (2014). POLA PENYEBARAN KANTONG SEMAR ( Nepenthes tentaculata Hook.F) DI GUNUNG ROREKAUTIMBU KAWASAN TAMAN NASIONAL LORE LINDU. Warta Rimba, 2 (3)(2006), 35–44.
Dan, P., Nepenthes, H., Am, E., Dan, Z., & Hikmat, A. (2010). DI CAGAR ALAM MANDOR , KALIMANTAN BARAT ( The Populations and Habitat of Nepenthes ampullaria Jack . in Mandor Nature Reserve , West Kalimantan ), 21(2), 125–134.
Astiani, D., & Kartikawati, S. M. (n.d.). Studi keanekaragaman dan kondisi tempat tumbuh kantong semar ( nepenthes spp ) di kawasan danau sebedang kecamatan sebawi kabupaten sambas, 4(2016), 371–379.
Jeffri, W., & Turnip, M. (n.d.). Keanekaragaman Jenis Kantong Semar ( Nepenthes spp .) di Kawasan Pelestarian Plasma Nutfah ( KPPN ) PT . Mua ra Sungai Landak Kabupaten Mempawah, 6(2017), 42–50.
Mansur, M. (2006). TINJAUAN ULANG ( REVIEW ) TINJAUAN TENTANG Nepenthes ( NEPENTHACEAE ) DI INDONESIA [ A Review of Nepenthes ( Nepenthaceae ) in Indonesia ]*, 12(1), 1–7.
Mansur, M., Botani, B., & Biologi, P. P. (2008). KALIMANTAN TENGAH, 9(1), 67–73.
Natalia, D., Umar, H., & Sustri. (2014). POLA PENYEBARAN KANTONG SEMAR ( Nepenthes tentaculata Hook.F) DI GUNUNG ROREKAUTIMBU KAWASAN TAMAN NASIONAL LORE LINDU. Warta Rimba, 2 (3)(2006), 35–44.
Parto, Y., Hayati, R., & Priadi, D. P. (n.d.). Karakteristik dan Kemelimpahan Nepenthes di Habitat Miskin Unsur Hara The Characteristics and Abundance of Nepenthes of Nutrient-poor Habitats, 1(1), 50–56.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.