Analysis of Trip Attraction Models in Morotai CBD (Central Business District)
DOI:
https://doi.org/10.33387/tjp.v11i2.5439Kata Kunci:
Attraction, Mobility, Models, Morotai CBD, TransportationAbstrak
The development of an area in land use can increase along with the increase in population in Morotai Island Regency, including the Morotai CBD area. In terms of urban transportation systems, generation and attraction have an important role in defining the development of a city, region, or area. The purpose of this research is to analyze of trip attraction modeling in the CBD area of Morotai. The concept of trip attraction modeling is analyzed using regression analysis, with various independent variables. The modeling analysis was carried out with the help of SPSS software using Stepwise multiple linear analysis methods. The results of the study show that the factors that influence the attraction of vehicle in the Morotai CBD area are : the number of visitors (X4), the ratio of visitors against the building area (X10), the ratio of employees against the number of rooms (X13), the number of rooms(X5), the ratio of employees against the building area (X11), as well as the ratio of employees against the number of rooms(X12). And from the results of linear regression analysis, the best transport attraction model was found to be Y 1 = 86.790 + 0.422X 4 – 558.735X 10 + 1.949X 13  for the motorcycle (SM) attraction model and Y 2 = 12.183 + 0.091X 5 – 26.265X 11 + 0.292X 12 for the light vehicle (KR) model.
Referensi
Adisasmita, S. A. (2011). Transportasi dan pengembangan wilayah. Yogjakarta: Graha Ilmu.
Aminah, S. (2018). Transportasi Publik dan Aksesbilitas Masyarakat Perkotaan. Jurnal Teknik Sipil, 9(1), 1142-1155. http://dx.doi.org/10.36448/jts.v9i1.1135.
Azis, R. (2018). Pengantar Sistem dan Perencanaan Transportasi. Yogyakarta: Deepublish.
Bria, T. A., Wonlele, T., & Loden, O. (2019). Model Bangkitan Perjalanan pada Kawasan Pinggiran Menuju Pusat Kota (Studi Pada Kawasan yang Mengalami Perubahan Spasial). Potensi: Jurnal Sipil Politeknik, 21(2), 54-60. https://doi.org/10.35313/potensi.v21i2.1671.
Fatimah, S. (2019). Pengantar Transportasi. Ponogoro: Myria Publisher.
Frans, J. H., Utomo, S., & Normandiri, A. E. (2016). Model Tarikan Pergerakan Transportasi Pada Kompleks Lippo Plaza, Flobamora Mall dan Hypermart Bundaran PU Kota Kupang. Jurnal Teknik Sipil, 5(2), 149-162.
Fuady, S. N., Arifin, D. I., & Purba, A. (2021). Bangkitan dan Tarikan Pergerakan di Kawasan Pendidikan Kota Bandar Lampung. Jurnal Transportasi, 21(1), 37-44. https://doi.org/10.26593/jtrans.v21i1.4827.37-44.
Jannah, R. M., Murtopo, A., & Firmansyah, D. (2021). Analisis Model Tarikan Pergerakan Kendaraan ke Universitas Tidar di Magelang. Jurnal Rekayasa Infrastruktur Sipil, 1(2). http://dx.doi.org/10.31002/.v1i2.3393.
Legowo, S. J., & Kholis, M. N. (2020). Analisis Pemodelan Tarikan Pergerakan Department Store (Studi Kasus di Wilayah Soloraya). Matriks Teknik Sipil, 8(1). https://doi.org/10.20961/mateksi.v8i1.41531.
Mauliana, Y., Afni, D. N., & Yurina, Y. (2021). Analisis Model Tarikan dan Bangkitan Kendaraan di Daerah Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Teknika Sains: Jurnal Ilmu Teknik, 6(1), 1-9. https://doi.org/10.24967/teksis.v6i1.1231.
Muchlisin, M. (2016). Analisis Tarikan dan Bangkitan Perjalanan Akibat Pembangunan Mix-Used Plan (Mix-Used Jogjaone Park) dengan Metode Pembanding. Semesta Teknika, 19(2), 98-105. https://doi.org/10.18196/st.v19i2.2370.
Nur, N. K., Rangan, P. R., Mahyuddin, M., Halim, H., Tumpu, M., Sugiyanto, G., ... & Rosyida, E. E. (2021). Sistem Transportasi. Yayasan Kita Menulis.
Pratama, R. J. (2013). Analisis Pemodelan Tarikan Pergerakan Bank Dengan Metode Analisis Regresi Linear Berganda (Studi Kasus Di Wilayah Surakarta) Trip Attraction Model Analysis For Banks Using Multiple Linear Regression Analysis Method (Case Study In Surakarta Region).
Prabowo, R., Bambang, A. N., & Sudarno, S. (2020). Pertumbuhan Penduduk dan Alih Fungsi Lahan Pertanian. Mediagro, 16(2). http://dx.doi.org/10.31942/mediagro.v16i2.3755.
Puspito, N. D. (2017). Model Bangkitan Pergerakan di Kawasan Perumahan Bengkuring Samarinda. Kurva Mahasiswa, 1(1), 1050-1065.
Putra, A. A. (2013). Model Bangkitan Pergerakan Penduduk pada Kawasan Pemukiman. Tekno, 11(58).
Rahardjo, A. (2010). Dasar-Dasar Ekonomi Transportasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Rudi, A., S. T., & Asrul, S. T. (2014). Pengantar Sistem dan Perencanaan Transportasi. Yogyakarta: Deepublish.
Saputro, P. E., & Legowo, S. J. (2014). Kajian Pemodelan Tarikan Pergerakan ke Gedung Perkantoran (Studi Kasus Kota Surakarta). Matriks Teknik Sipil, 2(1), 48. https://doi.org/10.20961/mateksi.v2i1.37466.
Syahputra, M. S. (2017). Bangkitan dan Tarikan Perjalanan di Kota Binjai Terhadap Pola Pergerakantransportasi (Studi Kasus) (Doctoral dissertation).
Tamin, O. Z. (2000). Perencanaan dan Pemodelan Transportasi, edisi kedua. Bandung: Penerbit ITB.
Tampi, D. M. (2015). Tata Guna Lahan di Sekitar Kawasan Bandar Udara Sam Ratulangi Manado. Spasial, 1(1), 27-34. https://doi.org/10.35793/sp.v1i1.8242.
Umum, K. P. (2014). Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia. Menteri Pekerja Umum Republik Indonesia. Jakarta, 369, 369.
Yahya, R. G. (2007). Studi Permodelan Bangkitan Perjalanan di Perkotaan. Jurnal Teknik Sipil, 3(1), 92-100. https://doi.org/10.28932/jts.v3i1.1274.
Yudiaatmaja, F. (2013). Analisis Regresi dengan Menggunakan Aplikasi Komputer Statistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.