Kapasitas Lentur Balok Beton dengan Bahan Tambah Abu Vulkanik Gunung Gamalama
DOI:
https://doi.org/10.33387/tjp.v6i01.552Abstrak
Abstrak
Beton merupakan bahan konstruksi yang mempunyai peranan yang semakin luas seiring dengan laju pembangunan saat ini. Dalam pelaksanaan beton di lapangan kadang digunakan bahan tambah (admixture) untuk memperbaiki sifat atau kinerjia beton. Bahan tambah dapat berupa bahan kimia, serat dan bahan buangan non kimia yang dicampurkan dengan perbandingan tertentu. Usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan durabilitas beton melalui penggunaan berbagai jenis bahan tambah seperti fume silica, slag, fly ash ataupun natural pozzolan (volcano ash). Bahan tambah yang digunakan yaitu Abu Vulkanik Gamalam (AVG). Penelitiana ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh AVG terhadap kuat lentur beton. Benda uji yang digunakan adala balok berukuran (15x15x60) cm, Mutu beton K-225 dengan variasi penambahan AVG 20% terhadap berat semen. Pengujian kuat lentur dilakukan pada umur beton 28 hari. Hasil penelitian diperoleh bahwa pada beton dengan bahan tambah AVG kuat lentur balok sebesar 38,509 kg/cm², sedangkan untuk beton tanpa campuran Abu Vulkanik Gamalama (AVG) sebesar 29,448 kg/cm² atau terjadi kenaikan kuat lentur sebesar 23,53%
ÂÂ
Kata kunci: abu vulkanik, AVG, kuat lentur, beton.
ÂÂ
ÂÂ
Abstract
Concrete is a construction material where its role is broader along with the current development. In field, concrete is sometimes used as an admixture to improve the nature or performance of the concrete. Admixture can be in form of chemical material, fiber and non-chemical waste material that mix with certain ratio. Efforts conducted to improve the performance and durability of concrete through the use of various types of admixture, such as fume silica, slag, fly ash or natural pozzolan (volcano ash). Admixture used was Gamalama Volcanic Ash (AVG). The research aimed to find out the influence of AVG on concrete flexural strength. Testing materials used were concretes with size of (15x15x60) cm, K-225 concrete quality with variation of AVG addition of 20% against the cement weight. Flexural strength test was conducted on 28 days concrete. The research result found that concrete with admixture of AVG the concrete flexural strength was 38.509 kg/cm², whereas for concrete without Gamalama Volcanc Ash (AVG) mixture was 29.448 kg/cm² or an increase in the flexural strength of 23.53%.
Keywords: volcanic ash, AVG, flexural strength, concrete.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.