UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN MURBEI (Morus alba L) ASAL KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR DENGAN METODE DPPH (2,2 DIPHENIL-1- PICRYLHYDRAZYL)
DOI:
https://doi.org/10.33387/tjp.v8i1.947Abstrak
Murbei (Morus alba L.) merupakan salah satu tanaman yang tumbuh di Indonesia dan banyak digunakan dalam pengobatan tradisional. Beberapa khasiat dari murbei kemungkinan  berhubungan  dengan  daya  antioksidannya. Tujuan  dari  penelitian  ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun murbei yang berasal dari Kupang. Daun murbei diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak diuji terhadap DPPH sebagai radikal bebas dan diukur pada panjang gelombang 517 nm  dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol daun murbei dari Kupang Nusa Tenggara Timur, memiliki aktivitas antioksidan sangat kuat  dengan  nilai  IC50  8,35  µg/mL, namun masih lebih rendah dibandingkan kuersetin sebagai kontrol postif dengan nilai IC50  0,82  µg/mL. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekstrak etanol daun murbei dari Kupang memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuatReferensi
Agoes, G. (2007) Teknologi Bahan Alam, ITB Press: Bandung
Ansel, H.C., (1989). Pengantar Bentuk Sediaan Farmasi, diterjemahkan oleh Farida Ibrahim, UI Press, Jakarta
Djamil, R., dan Fatimah Bakriyyah. (2015). Isolasi dan Identifikasi Jenis Senyawa Flavonoid dalam Fase n-Butanol Daun Murbei (Morus alba L.) secara Spketrofotometri, Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 13 (2): 195.
Ghasemi, K., Yousef Ghasemi., Abdollah,E.,Sey ed, M.N.,Seyed, F.N., Mohammad, A. E., Fereshteh, P.,et al, (2011) Influence of Environmental Factors on Antioxidant Activity, Phenol and Flavonoids Contents of Walnut (Juglans regia L.) green husks, Journal of Medicinal Plants Research, 5 (7): 1130.
Haeria, H., dan Andi, T. U. (2016) Penentuan Kadar Flavonoid Total dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Bidara (Ziziphus spina- christi L.), Journal of Pharmaceutical and Medicinal Science (1): pp 57-61
Hanani, E., Mun’im, A. dan Sekarini, R. (2005) Identifikasi Senyawa Antioksidan dalam Spons Callyspongia Sp. dari Kepulauan Seribu, Majalah Ilmu Kefarmasian, 2 (3): 127.
Jurian, Y. V., Soni Sumasono., dan Mukhammad Fauzi. (2016) Aktivitas Antioksidan dan Antibakteri Ekstrak Daun Murbei (Morus alba) Terhadap Escherichia coli, Universitas Jember, Jember.
Molyneux, P. (2004) Use of The Stable Free Radical Diphenylpicrylhydrazil (DPPH) for Estimating Antioxidant Activity, Journal of Science and Technologi, 26(2): 211- 219.
Muslim, R. (2017). Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Murbei (Morus alba L.) Dengan Metode ABTS (Asam 2,2-Azinobis(3-etilbenzatizolin)-6-sulfonat Dan Metode FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power). [Skripsi]. Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar: Makassar.
Padmasari, P.D., Astuti, K.W., dan Wardiatini, N.K. (2013) Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol 70% Rimpang Bangle (Zingiber purpureum Roxb.), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana Bali
Pandey, Amita dan Shalini Tripathi. (2014) Concept of Standadardization, Extraction and Pre Phytochemical Screening Strategies for Herbal Drug, Institute of Technology and Management Sitapur, Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry
Prasetyono, D. S. (2012) A-Z Daftar Tanaman Obat Ampuh Di Sekitar Kita, FlashBooks, Yogyakarta.
Winarti, S. (2010) Makanan Fungsional: Yogyakarta
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan.