PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASE LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS ILMIAH DAN HASIL BELAJAR SISWA SMPN 1 KOTA TERNATE
DOI:
https://doi.org/10.33387/bioedu.v1i2.4343Kata Kunci:
Pembelajaran berbasis masalah, aktivitas ilmiah, hasil belajarAbstrak
Penelitian Tindakan Kelas tentang Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Base Learning) Untuk Meningkatkan Aktivitas Ilmiah dan Hasil Belajar Siswa SMPN 1 Kota Ternate. Desain yang digunakan dalam penelitian ini, mengacu pada model Kemmis dan Taggart (dalam Depdiknas, 1999) yang terdiri atas 4 tahap, meliputi: perencanaan (plan), pelaksanaan tindakan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Pelaksanaan penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Penerapan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan aktivitas ilmiah siswa kelas 7 SMPN 1 Kota Ternate pada konsep Ekosistem sebesar 0,5%.; 2) Penerapan pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 7 SMPN 1 Kota Ternate pada konsep Ekosistem.
Referensi
Asikin.2002. Pembelajaran Matematika berbasis Kontruktivisme kontekstual. Meteri Pelatihan guru SLTP dalam rangka implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi Untuk SMP.
Depdiknas. 1999. Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Jakarta: Direktorat Jendelal Pendidikan dasar dan Menengah.
Depdiknas, 2003b. Kurikulum 2004 Standar Kompetensi Mata Pelajaran Biologi. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional
Ibrahim, M, dkk. 2000. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: University Press.
Muhardjito,2008. Teknik Evaluasi pendidikan. Jakarta: Rosda karya
Slavin, R.E. 1997. Educational Psychology, Theory an Practice. Fifth Edition, Boston: Allyn and Bacon.
Zuhriah, Nurul. 2003. Penelitian Tindakan. Malang: Bayumedia Publishing
 Dosen Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Khairun