Penalaran Aljabar: Suatu Pelevelan Berbasis Taksonomi Solo Pada Pemecahan Masalah Persamaan Linier Dua Variabel

Penulis

  • Nailul Authary Universitas Muhammadiyah Aceh
  • Nazariah Nazariah Universitas Muhammadiyah Aceh

DOI:

https://doi.org/10.33387/dpi.v8i2.1280

Abstrak

Pengembangkan soft skill dewasa ini menjadi perhatian serius. Penalaran aljabar menjadi salah satu soft skill yang dapat dikembangkan selama pembelajaran matematika di kelas. Penelitian ini merupakan kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Tujuan khusus yang menjadi titik incar pada penelitian ini adalah melakukan pelevelan aljabar pada siswa dalam memecahkan masalah persamaan linier dua variabel dilakukan berbasis taksonomi SOLO (Structure of the observed Learning). Subjek Penelitian ini adalah 3 orang siswa SMP Negeri 1 Banda Aceh.  Hasil penelitian adalah Level prastruktural ditandai dengan aktivitas bernalar siswa yang berusaha mengumpulkan informasi dari yang diketahui soal. Level Unistruktural ditandai dengan aktivitas bernalar siswa yang menggunakan satu informasi dari masalah untuk menyusun strategi pemecahan masalah dan mampu menentukan suku selanjutnya dari suatu pola bilangan dan mengubah menjadi bentuk simbol yang x dan y. Level Multistruktural ditandai dengan aktivitas bernalar menggunakan lebih dari satu informasi untuk menyusun strategi pemecahan masalah dan mampu menuliskan persamaan dari masalah yang diketahui. Level Relasional ditandai dengan aktivitas bernalar siswa yang mampu memprediksi pemecahan masalah berdasarkan masalah yang dipahami dengan membuat keterkaitan dengan dua informasi dan menyelesaikan dengan metode eliminasi.Level Extended Abstract ditandai dengan aktivitas siswa yang mampu menggeneralisasi pola bilangan dan persamaan umum.

Referensi

Authari, N. (2016). ANALISIS PENALARAN ALJABAR YANG BERFOKUS PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI BANDA ACEH. Pedagogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Fakultas Tarbiyah Universitas Muhammadiyah Aceh, 3(1).

Kaput, J,. Blanton, M. 2005. Algebrafyng the Elementary Mathematics Experience in a Teacher-Centered, Systemic Way. Dalam T. Rombert & T. Carpenter. Understanding Mathematics and Science Matters. (pp. 99-125), Mahwah, NJ: Lawrence Elbaum Associates.

Kieren, C. 1992. The Learning and Teaching of School Algebra. Dalam D.A. Grouws. Handbook of Research on mathematics Teaching and Learning. (pp-390-419). New York: McMillan

Magiera, Marta., 2012. K-8 Preservice Teacher’ Inductive Reasoning in The Problem-Solving Contexts. Canada: Marquette University

Ontario Ministry Resources. 2012. Paying Attention to Proportional Reasoning K-12. Toronto, ON: Queen’s Printer for Ontario.

Panjaitan, Binur. 2012. Profil Proses Kognitif Siswa SMP dalam Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Perbedaan Gaya Kognitif dan Gender. Disertasi. Surabaya: UNESA.

Pesona, R. I., & Yunianta, T. N. H. (2018). deskripsi kemampuan matematika siswa dalam pemecahan masalah sistem persamaan linear dua variabel berdasarkan level taksonomi solo. Genta Mulia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(1).

Riyanto, Yatim. 2007. Metodologi Penelitian Pendidikan Kualitatif dan Kuantitatif. Surabaya: Unesa University Press.

Unduhan

Diterbitkan

2019-11-27

Cara Mengutip

Authary, N., & Nazariah, N. (2019). Penalaran Aljabar: Suatu Pelevelan Berbasis Taksonomi Solo Pada Pemecahan Masalah Persamaan Linier Dua Variabel. Delta-Pi: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 8(2). https://doi.org/10.33387/dpi.v8i2.1280

Terbitan

Bagian

Artikel