Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel

Kalsum Djali, In Hi Abdullah, Hery Suharna

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran snowball throwing pada materi persamaan linear satu variabel. 2) apakah terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, desain penelitiannya adalah pretest-postest control group design. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen, kelas yang diterapkan model pembelajaran snowball throwing dan kelas kontrol, kelas yang diterapkan model pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5  Kota Ternate dengan jumlah populasi 151 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah Kelas VII-5 yang diberi perlakuan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dan kelas VII-6 yang diberi perlakuan model pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes kemampuan komunikasi matematis siswa. Langkah untuk mengetahui bagaimana kemampuan  komunikasi matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dan model pembelajaran konvensional, data dianalisis secara keseluruhan menggunakan analisis deskriptif yaitu menggunakan Penilaian Acuan Patokan (PAP) skala 5. Langkah  untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, data dianalisis dengan analisis inferensial yaitu menggunakan uji Mann-Withney U-test.  Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing secara keseluruhan dapat dilihat dari kualifikasinya yakni kualifikasi memuaskan berjumlah siswa 10 siswa (48%), baik berjumlah 4 siswa (19%), cukup berjumlah 3 siswa(14%) dan kurang berjumlah 1 siswa (5%), gagal berjumlah 3 siswa (14%). Sedangkan kemampuan komunikasi  matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran konvensional secara keseluruhan dapat dilihat dari kualifikasinya yakni kualifikasi memuaskan 0 siswa (%), baik berjumlah 0 siswa (%), cukup berjumlah 1 siswa (5%), kurang berjumlah 6 siswa (29%) dan gagal berjumlah 14 siswa (67%). Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran konvensional. 2) berdasarkan uji Mann-Withney U-test yakni Asymp. Sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing tehadap kemampuan komunikasi matematis siswa.

Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.33387/jpgm.v3i3.6621

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.