Pelayanan Informasi Tujuan Wisata Berbasis Semantik
DOI:
https://doi.org/10.33387/protk.v5i1.577Kata Kunci:
web semantik, pelayanan informasi, e-tourism, ontologiAbstrak
Kunjungan wisatawan ke Bali tercatat meningkat setiap tahunnya. Peningkatan jumlah wisatawan ini dibarengi dengan pemanfaatan media promosi secara maksimal yang digunakan untuk dapat menarik wisatawan untuk berkunjung. Salah satunya menggunakan pemanfaatan teknologi berupa e-tourism. E-tourism memiliki tiga kategori yaitu pelayanan informasi, pelayanan transaksi dan pelayanan komunikasi. Dalam hal pelayanan informasi masih sangat sulit bagi seorang wisatawan untuk mengumpulkan informasi mengenai tempat wisata yang ingin dikunjunginya. Banyak waktu dan biaya yang diperlukan untuk membuka satu persatu informasi yang diperoleh dari banyak alternatif situs sebagai hasil pencarian informasi. Dalam upaya mengatasi hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan semantic web dan ontologi sebagai representasi informasi pada sistem temu kembali informasi pariwisata yang ada di daerah Bali. Semantic web memungkinkan pencarian informasi menjadi lebih cerdas dan efisien. Semantic web bekerja dengan mengidentifikasi makna dari setiap kata kunci yang dimasukan oleh pengguna, lalu melakukan pencarian ke dalam ontologi sebagai representasi pengetahuan yang digunakan. Sistem ini secara khusus ditujukan untuk wisatawan yang ingin berkunjung ke Bali agar memperoleh informasi yang lebih relevan mengenai daerah wisata yang ingin dikunjungi.Unduhan
Diterbitkan
2018-05-01
Cara Mengutip
Novianti, K. D. P. (2018). Pelayanan Informasi Tujuan Wisata Berbasis Semantik. PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, 5(1), 8–12. https://doi.org/10.33387/protk.v5i1.577
Terbitan
Bagian
PROtek : Jurnal Ilmiah Teknik Elektro
Lisensi
ÂÂ
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).






