Perancangan alat pengukur suhu air laut dengan sensor LM35
DOI:
https://doi.org/10.33387/protk.v6i1.1013Kata Kunci:
sensor suhu LM35Abstrak
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini sangat pesat, sehingga banyak bermunculan peralatan yang tidak terlepas dari penggunaan alat listrik. Seiring itu pula diproduksi peralatan-peralatan yang berteknologi tinggi untuk pemakaian makinefektif dan efisien. Suhu merupakan salah satu parameter yang paling sering diukur. Pengukuran terhadap parameter suhu sangat berguna untuk mempelajari sebuah proses fisika, kimia, atau biologi. Maka diperlukan penelitian lebih jauh dengan memanfaatkan teknologi yang ada untuk mendapatkan informasi mengenai sumber daya kelautan dan perikanan diwilayah indonesia. Penelitian ini menggunakan sensor LM35 yang dimana mampu mengkonversi besaran tersebut dengan kenaikan 10 mV/ËšC. Sensor LM35 adalah komponen elektronika yang memiliki fungsi untuk mengubah besaran suhu menjadi besaran listrik dalam bentuk tegangan. Lm35 memiliki keakuratan tinggi dan kemudahan perancangan jika dibandingkan dengan sensor suhu yang lain, LM35 juga mempunyai keluaran impedansi yang rendah dan linieritas yang tinggi sehingga dapat dengan mudah dihubungkan dengan rangkaian kendali khusus serta tidak memerlukan penyetelan lanjutan.. Dari perancangan sistem akuisisi data suhu didapatkan hasil bahwa sistem ini memiliki kemampuan untuk mengukur suhu dari 25ËšC sampai 100ËšC.
Referensi
Amado. 2012. “Occurrence and Distribution of Rhodolith Beds on the Fernando de Noronha Archipelago of Brazil.†101(August):41–4.
Anon. 2007. “National Semiconductor.†National Semiconductor 291–316.
Armansyah Andriboko. 2015. “Peningkatan Kinerja Komputer Dengan Kestabilan Temperatur Terkendali Berbasis Mikrokontroler.†E-Journal Teknik Elektro Dan Komputer 55–63.
Christ, R. D. and R. .. Wernli. 2007. The ROV Manual: A User Guide for Observation Class Remotely Operated Vehicles. Oxford, UK: Butterworth-Heinemann.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
ÂÂ
- Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).







