Kebijakan Editorial

Fokus dan Ruang Lingkup

TECHNO: Jurnal Penelitian diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Khairun, dua kali terbit dalam setahun dengan jumlah artikel dalam sekali terbit sebanyak 8 tulisan.

Fokus tulisan meliputi bidang Eksakta, dengan Ruang lingkup meliputi:

- Biologi (Ekologi Kepulauan, Bioteknologi, Biologi Molekuler dan Genetika, Lingkungan, Etnobiologi)

- Teknik (Lingkungan, Rancang bangun dan Rekayasa)

- Fisika (Lingkungan, Geofisik) 

- Kimia (Lingkungan, Anorganik, Biokimia)

- Perikanan (Mangrove, manajemen sumber daya perairan)

- Pertanian (budidaya pertanian, teknologi hasil pertanian)

- Kehutanan (analisis vegetasi, profil hutan)

 

Kebijakan Bagian

Artikel

Centang Naskah Terbuka Centang Diindeks Centang Telah di-Peer review
 

Kebijakan Akses Terbuka

Jurnal ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya memuat hasil riset yang tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.

 

Pengarsipan

OJS sistem LOCKSS berfungsi sebagai sistem pengarsipan terdistribusi antar-perpustakaan yang menggunakan sistem ini dengan tujuan membuat arsip permanen (untuk preservasi dan restorasi). Lanjut...

 

Proses Rivew Artikel

1. Pengajuan Artikel

Penulis mengajukan tulisannya dengan mendaftar pada http://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/Techno/login

2. Tim editor akan memeriksa komposisi penulis dan kesesuaian sistematika penulisan pada aartikel yang masuk. Kualitas dan substansi tulisan tidak dinilai pada tahapan ini

3. Tim editor akan memeriksa dan menyatakah bahwa artikel tersebut memiliki judul yang menarik dan memiliki originialitas yang tinggi, sehingga layak untuk diterima. Jika tidak, maka artikel tersebut akan ditolak tanpa dilihat lagi lebih jauh.

4. Selanjutnya akan diserahkan ke Editor Bagian, untuk menelaah lebih jauh tulisan yang telah dinyatakan lolos di tim Editor.

5. Tim Editor bagian akan mengirimkan artikel ke para Reviewer sesuai bidang ilmu. Sistem review menggunakan double-blind Review, oleh 2 orang reviewer yang memiliki bidang ilmu sama

6. Menunggu konfirmasi Reviewer, bila reviewer setuju untuk menelaah artikel yang dikirimkan, maka tim editor section akan menyampaikan batas waktu mereview. Jika tidak sanggup menelaah, maka reviewer disarankan untuk memberikan reviewer alternatif bagi artikel tersebut

7. Reviewwer membaca artikel, mengulasnya dan mengirim hasil ulasan kepada tim Editor Section, dengan rekomendasi apakah menerima ataukah menolak dengan menyampaikan alasan terima dan/atau alasan menolak.

8. Tim Editor Section akan mempertimbangkan semua ulasan reviewer, sebelum mengambil keputusan. Bila ulasan yang disampaikan berbeda jauh antara 2 orang reviewer, maka dibutuhkan reviewer peninjau untuk mengambil keputusan akhir.

9. Editor mengirimkan email keputusan kepada penulis termasuk komentar dari reviewer. Bila keputusannya diterima dengan perbaikan, maka penulis segera memperbaiki tulisannya dan mengirimkan kembali kepada pengelola jurnal. 

10. Jika artikel yang telah dipperbaiki dan dinyatakan untuk dipublikasi, maka artikel tersebut diserahkan kepada tim Desain Grafis untuk dipublikasi pada terbitan terkini.

 

Etika Publikasi

Untuk menjaga kualitas naskah dan menghindari pelanggaran penerbitan/plagiarisme dalam proses penerbitan, dewan redaksi menetapkan etika publikasi ilmiah Techno: Jurnal PenelitianAturan etika publikasi ini berlaku bagi penulis/pengarang, editor, mitra bestari/reviewer, dan pengelola jurnal/redaksi. Etika publikasi tersebut mengacu pada ketentuan etika publikasi ilmiah yang ditetapkan oleh Majelis Profesor Riset (MPR) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia tahun 2014.

 
Etika Penulis

  1. Pelaporan; penulis harus memberikan informasi tentang proses dan hasil penelitiannya kepada redaksi secara jujur, jelas, dan menyeluruh, serta tetap menyimpan data penelitiannya dengan baik dan aman.
  2. Orisinalitas dan plagiarisme; penulis harus memastikan bahwa naskah yang telah dikirim/diserahkan ke redaksi adalah naskah asli, ditulis oleh dirinya sendiri, bersumber dari ide dan gagasan sendiri, dan bukan menjiplak karya tulis atau ide/gagasan orang lain.  Penulis dilarang keras untuk mengalih-nama-kan sumber referensi yang dikutip ke nama orang lain.
  3. Pengulangan pengiriman; penulis harus menginformasikan bahwa naskah yang dikirim/diserahkan ke redaksi adalah naskah yang belum pernah dikirimkan/diserahkan ke penerbit jurnal/publikasi lain. Apabila ditemukan adanya “redudansi” pengiriman naskah ke penerbit lain, maka redaksi akan menolak naskah yang dikirimkan penulis.
  4. Status penulis; penulis harus menginformasikan ke redaksi bahwa penulis memiliki kompetensi atau kualifikasi dalam bidang kepakaran tertentu yang sesuai dengan bidang ilmu terbitan, yaitu kepustakawanan. Penulis yang mengirimkan naskah ke redaksi adalah penulis pertama (co-author) sehingga jika ditemukan masalah dalam proses penerbitan naskah dapat segera dituntaskan.
  5. Kesalahan penulisan naskah; penulis harus segera menginformasikan ke redaksi apabila ditemukan kesalahan dalam penulisan naskah, baik hasil review maupun hasil edit. Kesalahan penulisan tersebut mencakup penulisan nama, afiliasi/instansi, kutipan, serta tulisan lain yang dapat mengurangi makna dan susbtansi naskah. Jika hal itu terjadi, penulis harus segera mengusulkan perbaikan naskah.
  6. Pengungkapan konflik kepentingan; penulis harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga naskah dapat diproses secara lancar dan aman.

 

Etika Editor

Keputusan publikasi; editor harus memastikan proses penelaahan naskah secara menyeluruh, transparan, objektif, adil, dan bijaksana. Hal tersebut menjadi dasar editor dalam mengambil keputusan terhadap suatu naskah, ditolak atau diterima. Dalam hal ini, dewan editor berperan sebagai tim seleksi naskah.

  1. Informasi publikasi; editor harus memastikan bahwa panduan penulisan naskah bagi penulis dan pihak lain yang berkepentingan dapat diakses dan dibaca secara jelas, baik versi cetak maupun elektronik.
  2. Pembagian naskah peer-review; editor harus memastikan reviewer dan bahan naskah untuk review, serta menginformasikan ketentuan dan proses review naskah secara jelas ke reviewer.
  3. Objektivitas dan netralitas; editor harus objektif, netral, dan jujur dalam mengedit naskah, tanpa membedakan jenis kelamin, sisi bisnis, suku, agama, ras, antar-golongan, dan kewarganegaraan penulis.
  4. Kerahasiaan; editor harus menjaga setiap informasi dengan baik, khususnya yang terkait dengan privasi penulis dan distribusi naskahnya.
  5. Pengungkapan konflik kepentingan; editor harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga proses penerbitan naskah berjalan lancar dan aman.

 

Etika Reviewer

  1. Objektivitas dan netralitas; reviewer harus jujur, objektif, tidak bias, independen, dan hanya berpihak pada kebenaran ilmiah. Proses penelaahan naskah dilakukan secara profesional tanpa membedakan jenis kelamin, sisi bisnis, suku, agama, ras, antar-golongan, dan kewarganegaraan penulis.
  2. Kejelasan sumber referensi; reviewer harus memastikan bahwa sumber referensi/kutipan naskah telah sesuai dan kredibel (dapat dipertanggungjawabkan). Jika ditemukan kesalahan atau penyimpangan dalam penulisan sumber referensi/kutipan, reviewer harus segera menginformasikan ke redaksi untuk dilakukan perbaikan oleh penulis sesuai catatan dari reviewer. 
  3. Efektivitas peer-review; reviewer harus merespon naskah yang telah dikirim oleh redaksi dan bekerja sesuai dengan waktu penelaahan naskah (peer-review) yang telah ditetapkan (maksimal 2 minggu). Apabila membutuhkan waktu tambahan dalam review naskah harus segera melaporkan (konfirmasi) ke sekretariat redaksi.
  4. Pengungkapan konflik kepentingan; reviewer harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga proses penerbitan naskah berjalan lancar dan aman.

 

Etika Pengelola Jurnal

  1. Pengambilan keputusan; pengelola jurnal/dewan redaksi harus menjabarkan misi dan tujuan organisasi, khususnya yang berkaitan dengan penetapan kebijakan dan keputusan penerbitan jurnal tanpa adanya kepentingan tertentu.
  2. Kebebasan; pengelola jurnal harus memberikan kebebasan kepara reviewer dan editor untuk menciptakan suasana kerja yang nyaman serta menghargai privasi penulis.
  3. Jaminan dan promosi; pengelola jurnal harus menjamin dan melindungi hak kekayaan intelektual (hak cipta), serta transparan dalam mengelola dana yang diterima oleh pihak ketiga. Selain itu, pengelola jurnal harus mempublikasikan dan mempromosikan hasil terbitan ke masyarakat dengan memberikan jaminan kemanfaatan dalam penggunaan naskah.
  4. Pengungkapan konflik kepentingan; pengelola jurnal harus memahami etika publikasi ilmiah di atas untuk menghindari adanya konflik kepentingan dengan pihak lain, sehingga proses penerbitan naskah berjalan lancar dan aman.